Adiwiyata Tanggamus Diperkuat, DLH Gandeng UMPRI Dorong Sekolah Berbudaya Lingkungan

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Komitmen membangkitkan kembali Program Adiwiyata di Kabupaten Tanggamus terus diperkuat melalui kegiatan Sosialisasi Permen LH/BPLH Nomor 5 Tahun 2025 yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanggamus bersama Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI), Rabu (20/05/2026) di Aula Global Nusantara NU Gisting.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber akademisi UMPRI, Dr. Fatqul Hajar Aswad, MM., M.Pd, serta praktisi pendidikan lingkungan dari SMPN 2 Adiluwih Kabupaten Pringsewu, Eko Meidi. Keduanya memberikan penguatan konsep dan praktik implementasi Adiwiyata sebagai gerakan nyata membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.

Peran sentral dalam kegiatan ini dijalankan oleh Adi Gunawan, S.E., M.M., Kepala Bidang Penataan & Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Tanggamus yang juga bertindak sebagai ketua pelaksana sekaligus moderator kegiatan. Di bawah kepemimpinannya, forum berjalan aktif, interaktif, dan terarah, menghadirkan ruang diskusi yang konstruktif bagi para kepala sekolah dan pemangku pendidikan di Tanggamus.

Dalam arahannya, Adi Gunawan menegaskan bahwa kebangkitan kembali Adiwiyata di Tanggamus harus dimulai dari perubahan cara pandang terhadap lingkungan di dunia pendidikan.

“Adiwiyata bukan sekadar program atau penilaian, tetapi sebuah gerakan perubahan budaya di sekolah. Kita ingin membangun kebiasaan yang benar-benar hidup, bukan hanya seremonial,” tegas Adi Gunawan, S.E., M.M.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama antara DLH, UMPRI, Dinas Pendidikan, serta seluruh sekolah di Tanggamus agar implementasi Adiwiyata dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak nyata.

“Ketika akademisi, pemerintah, dan sekolah bergerak bersama, maka pendidikan lingkungan tidak hanya menjadi teori, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari siswa,” lanjutnya.

Sementara itu, narasumber UMPRI, Dr. Fatqul Hajar Aswad, MM., M.Pd, menyoroti pentingnya integrasi pendidikan lingkungan dalam proses pembelajaran. Adapun Eko Meidi dari SMPN 2 Adiluwih berbagi praktik nyata penerapan sekolah Adiwiyata yang telah berhasil membangun budaya bersih dan peduli lingkungan di satuan pendidikannya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Tanggamus yang tengah berupaya menghidupkan kembali semangat Adiwiyata setelah vakum sejak tahun 2020. Dengan peran aktif Adi Gunawan sebagai penggerak sekaligus moderator kegiatan, diharapkan program ini kembali tumbuh kuat dan menjadi gerakan kolektif di dunia pendidikan Tanggamus.

jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *