Waka Binawasa Kwarda Lampung Buka ToT Pelatih Pembina Pramuka 2026  

Bandar Lampung DAERAH HOME LAMPUNG TERBARU

BANDAR LAMPUNG (MDSnews) – Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa) Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung, H. Abdullah RM, secara resmi membuka kegiatan Training of Trainers (ToT) Pelatih Pembina Pramuka Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Pusdiklatda) Intan Pura Kwarda Lampung.

Kegiatan yang berlangsung pada 4–7 Juni 2026 di Aula Pusdiklatda Intan Pura Kwarda Lampung tersebut dibuka mewakili Ketua Kwarda Lampung, Jihan Nurlela.

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Kwarda Lampung, Kepala Pusdiklatcab se-Lampung, Pelatih Pembina Pramuka, Andalan Daerah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Abdullah RM membacakan sambutan Ketua Kwarda Lampung yang menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia kepramukaan sebagai fondasi utama dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

ToT Pelatih Pembina Pramuka Tahun 2026 diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari 15 Kepala Pusdiklatcab se-Kwarda Lampung, 30 Pelatih Pembina Pramuka dari 15 Kwartir Cabang, serta 25 Pelatih, Andalan Daerah, dan Pengurus Pusdiklatda Intan Pura Kwarda Lampung yang telah berkualifikasi Kursus Pelatih Lanjutan (KPL).

Komposisi peserta tersebut menunjukkan komitmen Kwarda Lampung dalam membangun sistem kaderisasi pelatih yang kuat, berkelanjutan, dan berkualitas guna mendukung peningkatan mutu pendidikan kepramukaan di seluruh wilayah Lampung.

Dalam sambutan Ketua Kwarda yang dibacakan Abdullah RM, disampaikan apresiasi kepada Pusdiklatda Intan Pura Kwarda Lampung yang telah menyelenggarakan kegiatan secara mandiri dan gotong royong. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pelatih sebagai ujung tombak dalam proses pendidikan dan pelatihan kepramukaan.

Menurutnya, Gerakan Pramuka saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta dinamika kehidupan generasi muda yang berlangsung sangat cepat. Karena itu, pendidikan kepramukaan harus mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati dirinya sebagai wahana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kecakapan hidup.

Keberadaan Pelatih Pembina Pramuka dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembentuk karakter, penyalur nilai-nilai kepramukaan, penjaga mutu pendidikan, serta pencetak para pembina yang akan mendampingi ribuan peserta didik Pramuka di seluruh Lampung.

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan Petunjuk Penyelenggaraan Nomor 10 Tahun 2024, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka memiliki fungsi sebagai pelaksana pendidikan dan pelatihan kepramukaan, pusat keunggulan (Centre of Excellence), sekaligus penjamin mutu (Quality Assurance).

Oleh sebab itu, Pusdiklatda Intan Pura Kwarda Lampung dituntut untuk terus menghasilkan pelatih yang profesional, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan kepramukaan masa kini.

Kegiatan ToT ini juga dipandang sebagai investasi strategis dalam mempersiapkan masa depan Gerakan Pramuka Lampung, termasuk menyongsong pelaksanaan Karang Pamitran Nasional 2028, di mana Lampung dipercaya menjadi tuan rumah. Kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan sejak dini melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia kepramukaan.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai sesi pembelajaran, diskusi, praktik melatih, dan penguatan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan sebagai Pelatih Pembina Pramuka.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir pelatih-pelatih yang profesional dalam melatih, unggul dalam membangun karakter, mampu menjadi teladan, serta siap menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan kepramukaan di seluruh Lampung.

Mengakhiri sambutan Ketua Kwarda Lampung, Abdullah RM mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan sebagai ruang belajar bersama, memperkuat jejaring dan kolaborasi antarpelatih, serta terus menjaga semangat pengabdian kepada Gerakan Pramuka.

Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Abdullah RM secara resmi membuka Training of Trainers (ToT) Pelatih Pembina Pramuka Kwarda Lampung Tahun 2026.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas pelatih pembina Pramuka sehingga mampu menghasilkan pembina-pembina berkualitas yang pada akhirnya melahirkan generasi muda Lampung yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *