Disdik Lampung Pastikan Tes Ulang TPA SPMB Setelah Gangguan Sistem

DAERAH LAMPUNG TERBARU

Bandar Lampung (MDs_News) – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung menanggapi terkait Pelaksanaan Tes Potensi Akademik (TPA) pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA di Provinsi Lampung menuai yang mengalami banyak kendala.

Sebagai salah satu tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA TPA menuai perhatian publik setelah sejumlah peserta dilaporkan mengalami hambatan saat mengikuti ujian berbasis daring, Senin (8/6/2026).

Di beberapa lokasi pelaksanaan tes, peserta mengaku tidak dapat mengakses sistem sebagaimana mestinya. Kendala yang muncul beragam, mulai dari gagal masuk ke akun ujian hingga terputus dari aplikasi saat proses berlangsung.

Situasi tersebut membuat sebagian peserta merasa khawatir karena takut kehilangan peluang bersaing dalam seleksi masuk sekolah negeri. Tidak sedikit orang tua yang kemudian meminta kejelasan mengenai langkah yang akan ditempuh panitia terhadap peserta yang terdampak gangguan.

Peristiwa ini kembali memunculkan diskusi mengenai kesiapan pelaksanaan seleksi berbasis digital yang kini diterapkan secara luas. Sejumlah kalangan menilai transformasi layanan pendidikan memang perlu didukung teknologi, namun harus dibarengi dengan kesiapan sistem dan dukungan sarana yang memadai.

Selain persoalan teknis, penggunaan perangkat pribadi dan kuota internet dalam pelaksanaan tes juga menjadi perhatian. Sebagian wali murid menilai aspek tersebut perlu dipertimbangkan lebih matang agar tidak menambah beban peserta maupun keluarga.

Menanggapi berbagai laporan yang masuk, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap peserta yang mengalami kendala selama ujian berlangsung.

“Ada beberapa kendala, tapi kita sudah atasi dan sudah ada solusi ya” ujar Thomas.

“Kita sudah cek ya, di sesi pertama ada beberapa siswa yang terlambat loging, kemudian error dan mengalami masalah, oleh itu sedang kita rekap, supaya nanti ada tes ulang” jelasnya.

Menurutnya, peserta yang terdampak gangguan sistem akan diberikan kesempatan untuk mengikuti tes pada jadwal pengganti. Langkah tersebut diambil agar seluruh calon siswa tetap memperoleh hak yang sama dalam mengikuti proses seleksi.

‘Agar dapat memberikan rasa keadilan pada seluruh siswa” tegas Thomas

Disdik Lampung saat ini masih menghimpun laporan dari berbagai sekolah untuk memastikan jumlah peserta yang mengalami kendala serta menentukan mekanisme pelaksanaan ujian susulan.

Thomas menyampaikan ada 20 orang di SMAN 2 Bandar Lampung, 4 orang di SMAN 14 Bandar Lampung, beberapa du SMAN 9 dan 5 serta ada juga di beberapa Kabupaten.

“Yang kami rekap untuk ikut tes ulang esok hari, nanti tim kami akan mendata, dan memberikan informasi kepada orang tua dan siswa untuk ikut tes sesi dua esok pagi bagi mereka yang tadi terkendala” ungkapnya.

Di tengah upaya penyelesaian yang dilakukan, masyarakat berharap evaluasi menyeluruh dapat segera dilakukan. Pasalnya, keandalan sistem menjadi faktor penting dalam menjamin proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta.

Dengan adanya tes ulang bagi peserta yang terdampak, pemerintah berharap proses SPMB 2026 tetap dapat berlangsung sesuai prinsip keadilan dan tidak mengurangi hak calon murid untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi. (Rama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *