Memuji (Medinas_News) — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 terasa begitu kuat di lingkungan Sat Lantas Polres Mesuji. Tidak hanya sekadar seremoni, jajaran Satuan Lalu Lintas memilih mengisinya dengan langkah nyata melalui berbagai perlombaan internal yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, serta kompetensi personel kepolisian.
Kegiatan yang digelar penuh semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang modern, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Di tengah tuntutan era digital dan harapan masyarakat terhadap pelayanan Polri yang semakin baik, Sat Lantas Polres Mesuji menunjukkan keseriusannya dalam melakukan pembenahan dari dalam.
Adapun perlombaan yang digelar meliputi tiga kategori utama, yakni lomba penyusunan laporan dan penginputan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sesuai standar Polda dan Mabes Polri yang difokuskan pada Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident), lomba penginputan data E-Turjawali bagi seluruh personel Sat Lantas, serta lomba penanganan perkara kecelakaan lalu lintas untuk Unit Penegakan Hukum (Gakkum).
Masing-masing lomba bukan sekadar ajang kompetisi biasa. Lebih dari itu, seluruh kegiatan menjadi sarana evaluasi sekaligus pengasahan kemampuan personel agar semakin siap menghadapi tantangan tugas di lapangan.
Suasana kompetisi terlihat begitu hidup. Para personel menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab. Ketelitian dalam administrasi, kecepatan dalam penginputan data digital, hingga ketepatan prosedur dalam penanganan kecelakaan lalu lintas menjadi fokus utama penilaian.
Kasat Lantas Polres Mesuji, AKP Rudi S., S.H., M.H., mewakili Kapolres Mesuji, AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin membangun budaya kerja yang lebih profesional, modern, dan humanis. Lomba ini bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi bagaimana seluruh personel dapat meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKP Rudi, Rabu (10/6/2026).
Ia menegaskan bahwa pelayanan publik menjadi wajah utama Polri di mata masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel dituntut untuk terus belajar, berkembang, dan beradaptasi dengan sistem kerja yang semakin modern dan transparan.
“Kami ingin seluruh anggota semakin terampil, teliti, cepat, dan profesional dalam menjalankan tugas. Karena kepuasan masyarakat adalah prioritas utama kami. Ketika pelayanan berjalan baik, maka kepercayaan masyarakat terhadap Polri juga akan semakin kuat,” tambahnya.
Menurut AKP Rudi, momentum HUT Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga refleksi untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut pun berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Semangat kompetisi yang sehat terlihat dari kesungguhan para peserta dalam mengikuti setiap tahapan lomba. Tidak sedikit personel yang rela mempersiapkan diri secara maksimal demi memberikan hasil terbaik.
Melalui kegiatan ini, Sat Lantas Polres Mesuji berharap terciptanya sistem kerja yang lebih efektif, responsif, dan profesional dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. Hasil dari perlombaan nantinya akan dijadikan bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik.
Dengan semangat Bhayangkara yang terus menyala, Sat Lantas Polres Mesuji ingin membuktikan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang terus berbenah demi memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan humanis.
Di balik seragam dan tugas yang berat, ada semangat pengabdian yang terus dijaga, bahwa setiap pelayanan terbaik yang diberikan hari ini adalah bentuk nyata cinta dan tanggung jawab Polri kepada masyarakat.
Jurnalis : (Erwin).