Tanggamus (Medinas_News) — Keberhasilan SD Negeri 1 Way Jaha, Kecamatan Pugung, dalam membangun budaya sekolah peduli dan berbudaya lingkungan terus mendapat apresiasi. Belum genap satu bulan setelah mengikuti Penilaian Program Adiwiyata Kabupaten Tanggamus Tahun 2026, sekolah tersebut dipercaya menjadi lokasi Silaturahmi dan Study Tiru Program Sekolah Adiwiyata yang diikuti SDN 1 Sirna Galih dan SDN 1 Air Abang, Kecamatan Pugung, Kamis (02/07/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa berbagai inovasi dan pembiasaan yang diterapkan di SDN 1 Way Jaha mampu menarik perhatian sekolah lain. Apa yang sebelumnya dipersiapkan untuk menghadapi penilaian Adiwiyata kini berkembang menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah yang ingin membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Rombongan study tiru dipimpin langsung oleh Kepala SDN 1 Sirna Galih, Wahyudi, M.Pd., bersama dewan guru serta Kepala SDN 1 Air Abang, Winarni, M.Pd., beserta jajaran pendidik. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala SD Negeri 1 Way Jaha, Hari Purnomo, S.Pd.SD., M.Pd., didampingi seluruh dewan guru dan para Kader Adiwiyata SDN 1 Way Jaha.
Suasana penyambutan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Para Kader Adiwiyata turut menyambut tamu sekaligus mendampingi rombongan berkeliling melihat berbagai program unggulan yang telah diterapkan di sekolah. Mulai dari pengelolaan sampah, pemanfaatan kebun dan taman sekolah sebagai media pembelajaran, penghijauan lingkungan, hingga berbagai kebiasaan positif yang telah menjadi budaya seluruh warga sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan dari SDN 1 Sirna Galih dan SDN 1 Air Abang mengaku mengapresiasi berbagai inovasi yang dimiliki SDN 1 Way Jaha. Menurut mereka, banyak program yang dapat menjadi referensi untuk diterapkan di sekolah masing-masing, khususnya dalam membangun karakter peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak usia dini. Kegiatan study tiru juga menjadi wadah untuk saling bertukar pengalaman, berdiskusi, dan memperkuat sinergi antar sekolah dalam mengembangkan Program Adiwiyata.
Kepala SD Negeri 1 Way Jaha, Hari Purnomo, S.Pd.SD., M.Pd., mengaku tidak menyangka sekolah yang dipimpinnya dipercaya menjadi tujuan study tiru dalam waktu yang relatif singkat setelah mengikuti penilaian Adiwiyata.
“Alhamdulillah, kami merasa sangat bersyukur dan bangga. Belum genap satu bulan setelah mengikuti penilaian Adiwiyata, SDN 1 Way Jaha sudah dipercaya menjadi tempat silaturahmi dan study tiru oleh sekolah lain. Ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus menjaga komitmen dalam membangun budaya peduli lingkungan di sekolah,” ujarnya.
Menurut Hari Purnomo, keberhasilan tersebut bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kerja keras seluruh warga sekolah, mulai dari dewan guru, tenaga kependidikan, para siswa yang tergabung sebagai Kader Adiwiyata, hingga dukungan penuh dari orang tua murid dan masyarakat sekitar.
“Kami selalu menanamkan kepada anak-anak bahwa menjaga kebersihan bukan karena ada penilaian ataupun penghargaan. Kami ingin mereka memahami bahwa mencintai lingkungan adalah bagian dari karakter yang harus dimiliki sejak kecil. Ketika anak-anak sudah terbiasa menjaga kebersihan, merawat tanaman, memilah sampah, dan peduli terhadap lingkungan, maka mereka akan membawa kebiasaan baik itu hingga di rumah dan di tengah masyarakat. Itulah tujuan utama Program Adiwiyata yang sesungguhnya,” katanya.
Ia berharap kegiatan study tiru tersebut menjadi awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas antar sekolah di Kabupaten Tanggamus dalam mengembangkan budaya sekolah yang bersih, sehat, hijau, dan ramah lingkungan.
“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dengan sekolah lain. Apa yang kami miliki tentu masih banyak kekurangan, tetapi jika pengalaman kami bisa menjadi inspirasi, maka itu menjadi kebahagiaan tersendiri. Kami percaya, ketika semakin banyak sekolah yang peduli terhadap lingkungan, maka semakin besar pula peluang lahirnya generasi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan mencintai alam. Itulah warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada anak-anak untuk masa depan,” tutup Hari Purnomo.
Kegiatan silaturahmi dan study tiru tersebut diakhiri dengan sesi diskusi, berbagi praktik baik, peninjauan seluruh kawasan sekolah, serta foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat Program Adiwiyata di Kabupaten Tanggamus.
Belum genap sebulan pascapenilaian Adiwiyata, SDN 1 Way Jaha telah membuktikan bahwa komitmen yang dibangun secara konsisten mampu melahirkan kepercayaan. Dari sebuah sekolah di Kecamatan Pugung, semangat menjaga lingkungan kini mulai menyebar, menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk bersama-sama mencetak generasi yang peduli terhadap kebersihan, mencintai alam, dan siap menjadi pelopor pelestarian lingkungan di masa depan.
Jurnalis : (Erwin).