“Tolong Pak Bupati, Kami Butuh Air Bersih…” Jeritan Warga Baros, 10 Hari Air Tak Mengalir, Mengaku Malah Disuruh Pindah Jalur

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) – Keluhan terhadap pelayanan Perumdam Way Agung Cabang Kotaagung kembali mencuat. Seorang pelanggan, Rasid, warga Kelurahan Baros, mengaku sudah sekitar 10 hari kesulitan mendapatkan air bersih karena aliran PDAM di rumahnya tidak mengalir normal. Yang membuatnya semakin kecewa, saat menyampaikan keluhan kepada petugas, ia mengaku bukan mendapatkan kepastian kapan jaringan akan diperbaiki, melainkan disarankan berpindah ke jalur baru.

Keluhan itu disampaikan Rasid kepada salah seorang petugas Perumdam Way Agung Cabang Kotaagung melalui pesan singkat pada Sabtu (11/7/2026).

“Assalamualaikum Pak Budi, maaf mengganggu. Mau tanya apakah PDAM sedang ada gangguan? Tempat saya sudah 10 hari airnya tidak mengalir di Kelurahan Baros. Mau mandi saja susah. Barusan sempat mengalir kecil paling 15 menit, habis itu mati lagi. Mohon responsnya. Terima kasih,” tulis Rasid.
Namun, jawaban yang diterima justru membuatnya semakin kecewa.
“Kalau dah 10 hari kenapa baru laporan, Pak? Kemarin bukannya laporan malah bahas yang mau daftar air,” balas petugas.
Rasid kemudian menjelaskan bahwa selama beberapa hari terakhir air memang sempat mengalir, tetapi hanya kecil dan jauh dari kondisi normal.
“Iya benar, kemarin-kemarin hidup mengalir kecil agak lama, nggak seperti biasanya yang deras.”
Petugas kemudian kembali membalas.
“Kayaknya jalur lama itu. Makanya air nggak normal. Pindah jalur aja, yang jalur baru bagus airnya.”
Jawaban tersebut membuat Rasid merasa bingung sekaligus kecewa. Menurutnya, apabila memang jaringan lama mengalami gangguan, seharusnya pihak PDAM melakukan pemeriksaan dan perbaikan, bukan justru mengarahkan pelanggan untuk berpindah jalur.

“Sebagai pelanggan yang rutin membayar tagihan setiap bulan, kami hanya ingin mendapatkan pelayanan yang baik. Kalau memang jaringannya rusak, kenapa tidak diperbaiki? Jangan masyarakat yang justru diminta pindah jalur. Yang kami butuhkan itu air bersih, bukan tambahan beban,” ujar Rasid.

Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat. Selama hampir 10 hari, aktivitas sehari-hari seperti mandi, mencuci hingga memasak menjadi terganggu akibat aliran air yang tidak normal. Karena itu, ia berharap pelayanan Perumdam Way Agung benar-benar berpihak kepada pelanggan, terutama ketika masyarakat sedang mengalami gangguan distribusi.

Dengan penuh harap, Rasid meminta Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Dewan Pengawas Perumdam Way Agung, hingga Inspektorat Kabupaten Tanggamus memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.

“Tolong Bapak Bupati Tanggamus Drs H. Moh. Saleh Asnawi, dengarkan jeritan kami. Kami hanya membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kami juga memohon kepada Bapak Ali Yasmir selaku Dewan Pengawas Perumdam Way Agung agar turun tangan mengevaluasi pelayanan di lapangan. Kalau memang jaringannya rusak, mohon segera diperbaiki. Jangan masyarakat yang justru diminta pindah jalur atau kembali mengeluarkan biaya. Kami hanya ingin mendapatkan hak kami sebagai pelanggan,” pinta Rasid.

Rasid juga berharap Inspektorat Kabupaten Tanggamus menjalankan fungsi pengawasan sesuai kewenangannya apabila diperlukan. Menurutnya, masyarakat ingin mendapatkan kepastian bahwa pelayanan Perumdam Way Agung benar-benar berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami juga memohon kepada Inspektorat Kabupaten Tanggamus agar melakukan pengawasan secara profesional sesuai kewenangannya. Kami memahami bahwa perusahaan memiliki anggaran operasional untuk pemeliharaan dan perbaikan jaringan. Karena itu, kami berharap apabila terjadi gangguan hingga berhari-hari, penanganannya dilakukan dengan cepat dan transparan. Kami hanya rakyat kecil yang membutuhkan air bersih. Jangan sampai masyarakat merasa dibiarkan menghadapi persoalan ini sendirian,” tambahnya.

Keluhan ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi jajaran manajemen Perumdam Way Agung. Masyarakat berharap setiap laporan pelanggan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan dan perbaikan jaringan secara cepat, sehingga pelayanan air bersih sebagai kebutuhan dasar benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh pelanggan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Perumdam Way Agung belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pelanggan tersebut maupun penjelasan mengenai saran perpindahan jalur yang disebutkan dalam percakapan. Medinas_News membuka ruang hak jawab apabila pihak Perumdam Way Agung ingin memberikan klarifikasi atau penjelasan atas persoalan ini.
Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *