Bandar Lampung (MDSnews) — Dalam upaya mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari perilaku berisiko, Puskesmas Rajabasa Indah melaksanakan kegiatan Edukasi Bahaya Merokok sekaligus Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada para siswa-siswi tingkat SMP dan SMA di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program promotif dan preventif yang rutin dilaksanakan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Rajabasa Indah sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan remaja sejak usia sekolah. Melalui penyuluhan yang interaktif, para pelajar diberikan pemahaman mengenai dampak buruk rokok terhadap kesehatan, bahaya kecanduan nikotin, risiko penyakit tidak menular, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat tanpa rokok.
Selain edukasi bahaya merokok, petugas kesehatan juga membagikan Tablet Tambah Darah (TTD), khususnya kepada remaja putri. Program ini bertujuan mencegah anemia atau kekurangan zat besi yang masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan pada remaja. Konsumsi Tablet Tambah Darah secara rutin diharapkan dapat meningkatkan kadar hemoglobin, menjaga kebugaran, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mempersiapkan kesehatan remaja putri sebagai calon ibu di masa mendatang sehingga dapat mendukung pencegahan stunting.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi sejak usia sekolah dinilai sangat penting agar para remaja mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menjaga gaya hidup sehat dan menghindari perilaku yang dapat merugikan kesehatan.
Kepala Puskesmas Rajabasa Indah, dr. Sarah Prima Ayu, M.KM, mengatakan bahwa sekolah merupakan tempat yang sangat strategis dalam membentuk perilaku hidup sehat pada generasi muda.
“Remaja merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan menjadi generasi yang sehat, produktif, dan berkualitas. Melalui edukasi bahaya merokok kami ingin menanamkan pemahaman bahwa merokok dapat merusak kesehatan dan menimbulkan berbagai penyakit kronis,sementara pemberian Tablet Tambah Darah merupakan langkah nyata untuk mencegah anemia pada remaja putri sehingga mereka dapat tumbuh sehat, berprestasi, dan kelak menjadi ibu yang melahirkan generasi yang sehat. Kami berharap seluruh sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat mendukung keberlanjutan program ini,” ujar dr. Sarah Prima Ayu, M.KM.
Pelaksanaan kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Wali Kota Bandar Lampung, Bunda Hj. Eva Dwiana, yang terus memberikan dukungan terhadap berbagai program peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan anak dan remaja melalui penguatan pelayanan kesehatan di puskesmas, sekolah, dan masyarakat.
Dukungan Pemerintah Kota Bandar Lampung diwujudkan melalui sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program kesehatan sekolah, pencegahan penyakit tidak menular, pencegahan anemia pada remaja putri, serta pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan generasi Bandar Lampung yang lebih sehat, unggul, dan berdaya saing.
Melalui kegiatan edukasi dan pemberian Tablet Tambah Darah ini, Puskesmas Rajabasa Indah berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun keluarga dengan menerapkan pola hidup sehat, menjauhi rokok, serta rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah sesuai anjuran tenaga kesehatan,kolaborasi antara sektor kesehatan, dunia pendidikan, orang tua, dan Pemerintah Kota Bandar Lampung menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas.(JML)