Tanggamus (Medinas_News) – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi sekitar 30 detik yang memperlihatkan sebuah mobil Toyota Innova Reborn berpelat nomor BE 1554 XZ diduga melaju secara ugal-ugalan di jalan raya. Dalam rekaman yang viral tersebut, kendaraan itu tampak beberapa kali menutup lajur kendaraan lain hingga diduga nyaris memicu kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan.
Perekam video yang terus mengikuti kendaraan tersebut terdengar meluapkan emosinya. Dengan nada kesal, ia menyebutkan nomor polisi mobil yang diduga melakukan aksi berbahaya itu. “BE 1554 XZ, nutup-nutup jalan, mau nabrak,” ucapnya dalam video yang kini telah menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan nomor polisi yang terlihat, kendaraan tersebut menggunakan registrasi wilayah Provinsi Lampung. Seri akhiran XZ diketahui merupakan kode registrasi kendaraan yang terdaftar di Kabupaten Pesisir Barat. Namun demikian, hingga berita ini ditulis belum dapat dipastikan siapa pemilik kendaraan maupun identitas pengemudinya. Nomor polisi saja tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan kepemilikan kendaraan sehingga masih memerlukan klarifikasi dari pihak berwenang.
Meski lokasi dan waktu kejadian belum dipastikan, narasi yang beredar di media sosial menyebut insiden itu terjadi di wilayah Kabupaten Tanggamus. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian ataupun instansi terkait mengenai peristiwa tersebut.
Video itu langsung memantik kemarahan publik. Kolom komentar dipenuhi desakan agar aparat segera bertindak dan mengusut tuntas kasus tersebut. Sejumlah warganet menilai, apabila kendaraan itu benar merupakan kendaraan dinas, maka tindakan arogan di jalan raya tidak bisa ditoleransi karena kendaraan negara seharusnya menjadi teladan, bukan justru menebar ancaman bagi keselamatan masyarakat.
Berbagai komentar bermunculan, mulai dari menyebut pengemudi bersikap arogan, meminta proses hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, hingga mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian memberikan penjelasan kepada publik. Bahkan ada warganet yang menandai akun resmi Pemerintah Provinsi Lampung dan Humas Polda Lampung agar kasus tersebut segera mendapat perhatian.
Publik kini menunggu langkah cepat aparat untuk mengungkap fakta di balik video viral tersebut. Jika benar terjadi pelanggaran lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan, penegakan hukum secara transparan dinilai penting agar tidak muncul anggapan bahwa kendaraan berpelat dinas atau kendaraan yang diduga terkait pejabat kebal terhadap aturan. Sementara itu, seluruh dugaan yang beredar di media sosial masih menunggu pembuktian dan konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Jurnalis : (Erwin).