Bandar Lampung (MDSnews) – UPT Puskesmas Way Halim terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program inovatif yang menyasar seluruh kelompok usia,salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan pada tahun 2026 adalah PEREMPUAN SEKSI (Penyuluhan Remaja Peduli Akan Kesehatan Reproduksi), sebuah program yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia dini.
Inovasi ini lahir dari masih ditemukannya berbagai permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja, seperti rendahnya pemahaman mengenai perubahan fisik dan psikologis saat masa pubertas, pernikahan usia dini, perilaku seksual berisiko, hingga kurangnya pengetahuan tentang pencegahan penyakit menular seksual,kondisi tersebut mendorong UPT Puskesmas Way Halim untuk menghadirkan program edukasi yang mudah dipahami, menarik, dan dapat menjangkau remaja secara langsung.
Melalui PEREMPUAN SEKSI, tenaga kesehatan dari Puskesmas Way Halim secara rutin melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah, posyandu remaja, panti asuhan, dan berbagai komunitas kepemudaan yang berada di wilayah kerja puskesmas,materi yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi, pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, bahaya pernikahan dini, pencegahan kekerasan seksual, hingga pentingnya menjaga kesehatan mental selama masa remaja.
Kepala UPT Puskesmas Way Halim, drg. Darma Dian Nora, mengatakan bahwa remaja merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan menjadi generasi sehat dan berkualitas.
“Melalui inovasi PEREMPUAN SEKSI, kami ingin memberikan edukasi yang benar kepada para remaja agar mereka mampu memahami dan menjaga kesehatan reproduksinya dengan baik,pengetahuan yang benar akan membantu mereka terhindar dari berbagai risiko kesehatan di masa depan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, metode penyuluhan dibuat interaktif dengan melibatkan diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, dan simulasi sehingga peserta tidak merasa bosan,para remaja juga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung dengan petugas kesehatan terkait berbagai persoalan yang mereka alami.
Program ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para orang tua,banyak peserta mengaku lebih memahami perubahan yang terjadi pada dirinya dan lebih percaya diri dalam menjaga kesehatan reproduksi.
Ke depan, UPT Puskesmas Way Halim berencana memperluas cakupan kegiatan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk sekolah, organisasi kepemudaan, dan kader kesehatan. Diharapkan melalui inovasi ini akan lahir generasi muda yang sehat, cerdas, dan memiliki pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi sehingga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.(JML)