Tanggamus (Medinas_News) – Semangat menghidupkan kembali Program Sekolah Adiwiyata di Provinsi Lampung terus diperkuat melalui sinergi antardaerah. Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus, Rabu (05/08/2026), sebagai langkah mempererat kerja sama sekaligus membahas strategi penguatan Program Adiwiyata yang diharapkan kembali bergeliat di berbagai daerah.
Rombongan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung dipimpin Kepala Bidang Penaatan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, Denis, dan disambut langsung oleh Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus, Adi Gunawan beserta jajaran.
Pertemuan berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Berbagai hal dibahas, mulai dari pola pembinaan sekolah, penguatan komitmen pemerintah daerah, hingga strategi membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan. Koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mendorong lahirnya semakin banyak sekolah berbudaya lingkungan.
Kunjungan itu memiliki makna tersendiri. Program Adiwiyata di Kota Bandar Lampung diketahui telah vakum selama kurang lebih sepuluh tahun, sehingga koordinasi antardaerah dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kembali semangat dan memperkuat pelaksanaan program tersebut. Di sisi lain, Kabupaten Tanggamus tengah menunjukkan kebangkitannya melalui keberhasilan enam sekolah meraih penghargaan Adiwiyata Kabupaten Tahun 2026, dengan empat sekolah yang saat ini sedang dipersiapkan untuk mengikuti penilaian Adiwiyata Tingkat Nasional.
Adi Gunawan mengatakan, koordinasi seperti ini merupakan langkah penting untuk memperkuat jaringan kerja sama antardaerah demi kemajuan Program Adiwiyata di Provinsi Lampung.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung. Pertemuan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat koordinasi dan sinergi antardaerah dalam membangun Program Adiwiyata yang lebih baik. Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin sehingga masing-masing daerah dapat saling mendukung, saling menguatkan, dan bersama-sama melahirkan lebih banyak sekolah yang memiliki budaya peduli lingkungan,” ujar Adi Gunawan.
Menurutnya, keberhasilan Tanggamus bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menjaga kualitas pembinaan sekolah.
“Kami ingin keberhasilan yang mulai diraih Tanggamus menjadi penyemangat, bukan hanya bagi kami, tetapi juga bagi daerah lain. Begitu pula pengalaman dari Kota Bandar Lampung akan menjadi bagian dari koordinasi yang saling menguatkan. Ketika pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama, saya yakin Program Adiwiyata di Lampung akan kembali bangkit dan mampu melahirkan sekolah-sekolah yang berprestasi hingga tingkat nasional bahkan lebih tinggi lagi,” tegasnya.
Sementara itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung melalui Kabid Penaatan Denis menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus selama kegiatan berlangsung. Koordinasi tersebut dinilai memberikan gambaran yang positif mengenai pentingnya membangun komunikasi antardaerah dalam mengembangkan Program Adiwiyata. Harapannya, hubungan baik yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk koordinasi dan kolaborasi sehingga kebangkitan Program Adiwiyata di Kota Bandar Lampung maupun Kabupaten Tanggamus dapat berjalan semakin optimal.
Melalui koordinasi ini, diharapkan semangat Adiwiyata tidak hanya kembali tumbuh di masing-masing daerah, tetapi juga menjadi gerakan bersama di Provinsi Lampung. Sebab, membangun sekolah berbudaya lingkungan bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan menanamkan karakter, kepedulian, dan tanggung jawab kepada generasi muda untuk menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Jurnalis : (Erwin).