DLH Tanggamus Dorong Pertanian Ramah Lingkungan Lewat Sosialisasi Bioaktivator Nitrobacter

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) – Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Sosialisasi Pengembangan dan Pemanfaatan Bioaktivator Nitrobacter di Aula Berumpun Padi, Kecamatan Gisting, Rabu (06/08/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan teknologi ramah lingkungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga kelestarian alam.

Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H. berhalangan hadir dan diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Syamdjuniston, S.H., M.M. yang secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus Kemas Amin Yusfi, S.T., M.M., Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tanggamus Hilman, S.H., Ketua Pelaksana yang juga Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas DLH Tanggamus Adi Gunawan, S.E., M.M., serta para peserta dari berbagai unsur masyarakat dan kelompok tani.

Kegiatan menghadirkan empat narasumber, yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus Kemas Amin Yusfi, S.T., M.M., Hilman, S.H., Suronoto, serta Yudisetiawan dari P4S Alam Tanggamus Madani. Para pemateri membahas manfaat bioaktivator Nitrobacter sebagai salah satu solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus, Kemas Amin Yusfi, S.T., M.M., mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan melalui inovasi yang dapat langsung diterapkan di sektor pertanian.

Menurutnya, penggunaan bioaktivator Nitrobacter bukan sekadar teknologi baru, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan lahan pertanian di Kabupaten Tanggamus.

“Hari ini kita tidak hanya berbicara tentang pupuk atau hasil panen semata, tetapi berbicara tentang masa depan tanah yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Tanah yang sehat akan menghasilkan pangan yang sehat, dan itu hanya bisa diwujudkan apabila kita mulai mengubah pola pikir menuju pertanian yang lebih ramah lingkungan. Melalui pemanfaatan Bioaktivator Nitrobacter, kami berharap para petani memiliki alternatif yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas tanah, mengurangi penggunaan bahan kimia secara bertahap, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi yang akan datang. Inilah komitmen DLH Tanggamus untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kemas.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Adi Gunawan, S.E., M.M., menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga membangun semangat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam mengembangkan teknologi yang berpihak pada lingkungan.

Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara nyata di lapangan sehingga memberikan manfaat yang luas bagi sektor pertanian di Kabupaten Tanggamus.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi titik awal lahirnya gerakan bersama dalam memanfaatkan bioaktivator sebagai solusi nyata bagi pertanian yang sehat dan berkelanjutan. Harapan kami, para peserta tidak berhenti pada pemahaman di dalam ruangan ini saja, tetapi mampu menjadi agen perubahan yang menyebarluaskan pengetahuan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing. Ketika semakin banyak petani mulai menerapkan teknologi ramah lingkungan, maka kita tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga ikut menjaga kualitas lingkungan hidup Kabupaten Tanggamus agar tetap lestari di masa depan,” tutur Adi Gunawan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanggamus berharap pemanfaatan Bioaktivator Nitrobacter dapat semakin dikenal dan diterapkan secara luas oleh masyarakat, sehingga mampu menjadi salah satu solusi dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Tanggamus.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *