Bandar Lampung (MDSnewd) — UPT Puskesmas Way Halim II melaksanakan kegiatan pemantauan lanjut usia berisiko tinggi (Lansia Resti) sekaligus pelayanan home care bagi lansia dengan PJP (Perawatan Jangka Panjang) di Kelurahan Gunung Sulah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Puskesmas Way Halim II dalam memastikan kondisi kesehatan lansia, khususnya mereka yang membutuhkan pemantauan dan perawatan secara berkelanjutan, tetap terpantau dengan baik.
Selain melakukan skrining kesehatan lansia, petugas juga melakukan pemantauan kondisi kesehatan secara langsung serta memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah risiko komplikasi akibat penyakit kronis.
Kepala UPT Puskesmas Way Halim II, Ida Fitriyani, ST, mengatakan pelayanan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan menyeluruh kepada masyarakat, khususnya kelompok lansia.
“Pemantauan lansia resti dan pelayanan home care ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan lansia tetap terpantau, meningkatkan kualitas hidup, serta mencegah risiko terjadinya komplikasi penyakit kronis,” ujar Ida Fitriyani, ST.
Menurutnya, keterlibatan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga kondisi kesehatan lansia, terutama bagi lansia yang membutuhkan perawatan jangka panjang.
Karena itu, petugas Puskesmas Way Halim II juga memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pendampingan dan perawatan lansia di rumah.
“Kami juga mengedukasi keluarga agar dapat ikut terlibat sebagai caregiver informal,dukungan keluarga sangat penting dalam membantu lansia menjalani perawatan, mengingatkan kontrol maupun pengobatan, serta menjaga pola hidup yang sehat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Way Halim II berharap lansia di wilayah Kelurahan Gunung Sulah dapat memperoleh pemantauan kesehatan secara berkesinambungan,keluarga juga diharapkan semakin memahami perannya dalam mendukung kesehatan dan kualitas hidup lansia.
Kegiatan pemantauan dan home care tersebut sekaligus menjadi langkah preventif untuk mendeteksi lebih dini masalah kesehatan pada lansia sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat dan berkelanjutan.(JML)