PESISIR BARAT (MDSnews) – Di tengah keindahan alam Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, geliat usaha masyarakat terus berkembang. Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan BRI memanfaatkan potensi daerah untuk membangun usaha sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.
Kehadiran BRI di tengah masyarakat Pulau Pisang tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui upaya pemberdayaan dan pendampingan UMKM. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku usaha agar semakin percaya diri dalam mengembangkan bisnis dan menangkap peluang ekonomi yang tersedia.
Pulau Pisang memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, khususnya dari sektor perdagangan, usaha masyarakat, serta potensi pariwisata. Potensi tersebut menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk menciptakan produk dan layanan yang memiliki nilai tambah serta mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, BRI mendorong pelaku UMKM untuk tidak hanya berorientasi pada peningkatan penjualan, tetapi juga meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha, memperluas pasar, serta memanfaatkan ekosistem digital dan layanan perbankan.
Pemimpin Cabang BRI Kanca Liwa, Yudi Syawalman, mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan salah satu bentuk komitmen BRI untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“BRI berkomitmen untuk terus mendampingi pelaku UMKM agar dapat berkembang dan naik kelas. Kami ingin potensi ekonomi yang ada di daerah, termasuk Pulau Pisang, dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” ujar Yudi Syawalman.
Menurutnya, UMKM memiliki peranan penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap pelaku usaha tidak hanya dilakukan melalui akses pembiayaan, tetapi juga melalui pendampingan dan penguatan kapasitas usaha.
“Harapannya, UMKM binaan BRI dapat semakin mandiri, mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Bagi para pelaku UMKM di Pulau Pisang, dukungan tersebut menjadi penyemangat untuk terus berusaha dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Dari sebuah usaha yang mungkin dimulai dalam skala kecil, tumbuh harapan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.
Kisah UMKM binaan BRI di Pulau Pisang menjadi bukti bahwa geliat ekonomi tidak hanya tumbuh di perkotaan. Di wilayah kepulauan sekalipun, masyarakat memiliki kesempatan untuk berkembang ketika potensi lokal dipadukan dengan semangat kewirausahaan dan dukungan yang tepat.
BRI Kanca Liwa akan terus berupaya memperkuat ekosistem UMKM di wilayah kerjanya, sehingga semakin banyak pelaku usaha yang mampu tumbuh, berkembang, dan naik kelas.
Dari Pulau Pisang, semangat itu terus dirajut—membangun usaha, membuka peluang, dan menggerakkan ekonomi masyarakat hingga pelosok negeri.(*)