Tanggamus (Medinas_News) — Semangat menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung Tahun 2026 semakin menggelora. Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), jajaran cabang olahraga serta berbagai stakeholder terus memperkuat koordinasi dan sinergi guna mempersiapkan kontingen terbaik Tanggamus menghadapi pesta olahraga terbesar tingkat Provinsi Lampung tersebut.
Semangat itu terlihat dalam Rapat Koordinasi KONI, Cabang Olahraga dan Pemerintah Kabupaten Tanggamus Tahun 2026 yang mengusung tema “Bersama Jalan Lurus Menuju Prestasi Olahraga Tanggamus Tingkat Dunia”.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Plt Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Maradona, S.STP., M.Si., Staf Ahli Bupati Darma, jajaran KONI Tanggamus, para pengurus cabang olahraga se-Kabupaten Tanggamus, serta unsur terkait lainnya.
Dari jajaran Kejaksaan Negeri Tanggamus, hadir Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Andrian Al Mas’udi, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Sunandar Pramono, S.H., M.H.
Kehadiran Kejaksaan Negeri Tanggamus dalam forum tersebut menjadi bagian dari semangat membangun sinergi antarlembaga dalam mendukung kemajuan olahraga dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Tanggamus.
Dalam kesempatan itu, Kasi Datun Kejari Tanggamus, Andrian Al Mas’udi, menyampaikan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan KONI dalam mempersiapkan para atlet menghadapi Porprov X Lampung Tahun 2026.
Menurutnya, olahraga tidak hanya berbicara mengenai pertandingan dan perolehan medali. Di balik setiap perjuangan seorang atlet terdapat proses panjang berupa latihan, kedisiplinan, pengorbanan, kerja keras dan semangat untuk membawa nama daerah.
“Kami dari Kejaksaan Negeri Tanggamus tentunya memberikan dukungan terhadap upaya-upaya positif dalam meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Tanggamus. Ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun generasi yang disiplin, sportif, berintegritas dan memiliki semangat untuk berprestasi,” ujar Andrian.
Ia menegaskan, keberhasilan olahraga membutuhkan kerja bersama. Tidak mungkin prestasi lahir hanya dari satu pihak. Pemerintah memiliki peran dalam memberikan dukungan, KONI melakukan pembinaan, cabang olahraga mempersiapkan atlet dan pelatih, sementara para atlet menjadi ujung tombak yang akan berjuang membawa nama Kabupaten Tanggamus.
“Semua memiliki peran masing-masing. Karena itu sinergi harus terus diperkuat. Jangan sampai ada sekat antara pemerintah, KONI, cabang olahraga, pelatih maupun atlet. Kita harus memiliki satu tujuan, yaitu bagaimana olahraga Tanggamus semakin maju dan mampu melahirkan prestasi,” katanya.
Bawa Nama Tanggamus, Bawa Kebanggaan Masyarakat.
Andrian juga menyampaikan bahwa setiap atlet yang bertanding membawa nama Tanggamus sesungguhnya sedang membawa harapan dan kebanggaan masyarakat.
Ketika seorang atlet tampil di arena pertandingan, menurutnya, yang dipertaruhkan bukan hanya kemampuan pribadi, tetapi juga nama daerah yang berada di belakangnya.
“Ketika atlet Tanggamus bertanding, mereka membawa nama daerah. Di belakang mereka ada keluarga, pelatih, cabang olahraga, pemerintah dan seluruh masyarakat Tanggamus. Karena itu perjuangan mereka harus mendapatkan dukungan bersama,” ungkapnya.
Ia berharap para atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov X Lampung dapat bertanding dengan penuh keyakinan, menjaga sportivitas serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap pertandingan.
“Prestasi tidak lahir secara instan. Ada proses panjang yang harus dijalani. Latihan, disiplin, menjaga kondisi dan yang paling penting memiliki mental untuk berjuang. Kami berharap seluruh atlet Tanggamus dapat memberikan kemampuan terbaiknya,” tuturnya.
Menurut Andrian, tema “Bersama Jalan Lurus Menuju Prestasi Olahraga Tanggamus Tingkat Dunia” juga memiliki makna yang sangat kuat.
Semangat jalan lurus, kata dia, dapat diterjemahkan sebagai komitmen untuk menjalankan seluruh proses pembinaan olahraga secara baik, sesuai aturan, menjunjung tinggi sportivitas serta mengedepankan kepentingan prestasi daerah.
“Jalan lurus itu bukan hanya sebuah slogan. Dalam olahraga, kita harus berjalan dengan sportivitas, disiplin dan integritas. Prestasi yang baik tentu harus dibangun melalui proses yang baik pula,” tegasnya.
Kejari: Jangan Berhenti di Porprov.
Lebih jauh, Andrian berharap momentum Porprov X Lampung tidak hanya menjadi target jangka pendek. Pembinaan atlet harus terus dilakukan secara berkelanjutan setelah pesta olahraga tersebut selesai.
Menurutnya, Porprov seharusnya menjadi salah satu tahapan untuk melihat sejauh mana pembinaan olahraga di Kabupaten Tanggamus berjalan dan menjadi pintu bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang nantinya dapat tampil di tingkat nasional bahkan internasional.
“Kita berharap pembinaan ini tidak berhenti setelah Porprov. Justru dari Porprov ini kita bisa melihat potensi-potensi atlet yang kemudian terus dibina. Mudah-mudahan dari Tanggamus lahir atlet yang bukan hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga mampu membawa nama Lampung dan Indonesia,” ujarnya.
Porprov X Lampung 2026 sendiri menjadi momentum penting bagi para atlet dari seluruh kabupaten/kota di Lampung untuk menunjukkan hasil pembinaan masing-masing daerah. Pemerintah Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan KONI dalam mempersiapkan penyelenggaraan serta pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.
Bagi Kabupaten Tanggamus, persiapan menuju Porprov X bukan sekadar mengejar kemenangan. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi panggung bagi anak-anak muda Tanggamus untuk menunjukkan bahwa daerah ini memiliki potensi olahraga yang layak diperhitungkan.
Karena itu, dukungan dari seluruh elemen menjadi sangat penting.
Kejaksaan Negeri Tanggamus pun menyatakan siap mendukung semangat tersebut dalam kerangka sinergi dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
“Pada prinsipnya kami mendukung. Mudah-mudahan seluruh proses persiapan berjalan lancar, para atlet diberikan kesehatan dan kekuatan, serta mampu memberikan yang terbaik untuk Tanggamus. Apapun hasilnya nanti, perjuangan mereka adalah bagian dari kebanggaan kita bersama,” pungkas Andrian.
Rakor tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa menuju Porprov X Lampung 2026, Tanggamus tidak hanya membutuhkan atlet yang kuat di arena, tetapi juga membutuhkan kebersamaan, dukungan, pembinaan dan sinergi seluruh pihak.
Dari ruang rapat, semangat itu mulai dikobarkan. Dari tangan para pelatih dan cabang olahraga, potensi itu ditempa. Dan di arena Porprov nanti, para atletlah yang akan membawa nama Tanggamus berjuang, membuktikan bahwa Bumi Begawi Jejama juga memiliki generasi yang mampu berdiri dan berprestasi di panggung olahraga Lampung.
Jurnalis : (Erwin).