TANGGAMUS, (Medinas News) – Jembatan penghubung yang berada di Dusun Argorejo, RT 002/RW 002, Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, ambrol pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Jembatan tersebut ambrol akibat bencana alam setelah wilayah Pekon Argopeni diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Curah hujan yang cukup deras menyebabkan debit air sungai meningkat dan arus mengalir dengan sangat kuat hingga berdampak pada struktur jembatan.
Derasnya arus sungai kemudian menghantam bagian jembatan secara terus-menerus hingga menyebabkan struktur jembatan tidak mampu bertahan dan akhirnya ambrol.
Akibat kejadian tersebut, akses jalan usaha tani di lokasi kini terputus dan tidak dapat dilalui seperti biasanya. Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya para petani yang menggunakan jalur tersebut untuk menuju lahan pertanian serta mengangkut hasil usaha tani.
Salah seorang warga, Abdul Kodir, mengaku prihatin atas musibah yang terjadi. Ia berharap kondisi jembatan tersebut segera mendapat perhatian dari pihak terkait.
“Ini murni musibah akibat derasnya arus sungai setelah hujan. Dengan ambrolnya jembatan ini, akses warga menjadi terganggu. Kami berharap segera ada penanganan dari pihak terkait agar akses masyarakat bisa kembali digunakan,” ujar Abdul Kodir.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera melakukan penanganan terhadap jembatan yang terdampak bencana alam tersebut. Hal ini dinilai penting mengingat akses tersebut menjadi salah satu jalur yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama kegiatan pertanian.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati saat berada di sekitar lokasi jembatan, mengingat kondisi infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana alam.
Warga berharap proses penanganan dan pemulihan dapat segera dilakukan sehingga akses jalan usaha tani kembali dapat digunakan dan aktivitas masyarakat tidak semakin terganggu.
Jurnalis: (Aden).