Rapat Koordinasi Tim PAKEM Tanggamus Perkuat Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Upaya menjaga kondusivitas kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap berbagai dinamika sosial keagamaan terus menjadi perhatian serius di Kabupaten Tanggamus.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Tanggamus Tahun 2026, yang digelar di Aula Kejaksaan Negeri Tanggamus, Rabu (30/09/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang koordinasi lintas instansi dan unsur masyarakat untuk memperkuat sinergitas dalam melakukan pemantauan, pencegahan serta penanganan secara tepat terhadap berbagai perkembangan aliran kepercayaan dan keagamaan yang berpotensi menimbulkan keresahan maupun gangguan terhadap kerukunan masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Sunandar Pramono, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanggamus Mauritz Marx Williams, S.H., M.H.

Turut hadir Beni Irawan, S.E., M.M. selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanggamus, Kasat Intel Polres Tanggamus AKP Efriyansyah, S.Kom., Perwakilan Kodim 0424 Tanggamus Serka M.Iqbal, Pembina Jemaah Ahmadiyah M.A. Syamsuri, Ketua Bastami Efwanto, Ketua FKUB Ismail, Sekretaris MUI Hazuli, Sekretaris NU Mujibul Umam, Winda Fidirani, S.Pd., Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanggamus, Perwakilan Disdukcapil Tanggamus dan Perwakilan Disdikbud Tanggamus.

Kajari Tanggamus Sunandar Pramono menekankan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat antarlembaga maupun dengan tokoh-tokoh masyarakat. Menurutnya, pengawasan tidak hanya dilakukan ketika persoalan telah muncul, tetapi harus diperkuat melalui langkah pencegahan dan deteksi dini.

“Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban serta kerukunan masyarakat. Kita mengedepankan langkah-langkah pencegahan, komunikasi dan koordinasi agar setiap dinamika yang muncul dapat disikapi secara tepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Sunandar.

Ia juga menegaskan bahwa keberagaman yang ada di tengah masyarakat harus dikelola dengan baik melalui komunikasi yang terbuka serta mengedepankan prinsip toleransi dan kerukunan.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Tanggamus. Setiap persoalan harus dihadapi dengan kepala dingin, mengedepankan dialog dan mencari solusi sesuai aturan, sehingga tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat,” tegasnya.

Keberadaan Tim PAKEM sendiri menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah dan aparat penegak hukum melakukan pemantauan terhadap perkembangan aliran kepercayaan dan keagamaan di masyarakat.

Melalui forum tersebut, berbagai unsur yang hadir dapat menyampaikan informasi, pandangan serta perkembangan yang ditemukan di lapangan. Dengan demikian, setiap potensi persoalan dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara terkoordinasi.

Kasi Intelijen Kejari Tanggamus Mauritz Marx Williams turut berperan dalam pelaksanaan koordinasi tersebut. Seksi Intelijen Kejari Tanggamus memang memiliki fungsi dalam kegiatan intelijen yustisial, termasuk bidang sosial budaya serta pelaksanaan koordinasi dengan instansi pemerintah dan organisasi terkait.

Rapat tersebut juga menunjukkan pentingnya keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur terkait dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai dan harmonis.

Sinergitas antara Kejaksaan, kepolisian, pemerintah daerah, FKUB, MUI, organisasi keagamaan serta unsur masyarakat diharapkan mampu menjadi benteng awal dalam mencegah munculnya persoalan yang dapat mengganggu kerukunan.

Dengan koordinasi yang semakin kuat, Tim PAKEM Kabupaten Tanggamus diharapkan tidak hanya mampu merespons persoalan ketika terjadi, tetapi juga dapat melakukan langkah antisipatif melalui komunikasi, pemetaan dan deteksi dini.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga Tanggamus tetap kondusif, sekaligus memastikan kehidupan masyarakat yang beragam tetap berjalan dalam suasana saling menghormati, menghargai dan menjaga persatuan.

Rapat koordinasi pun berlangsung dalam suasana penuh keterbukaan dan sinergi, dengan seluruh unsur yang hadir memiliki komitmen yang sama untuk menjaga stabilitas serta kerukunan masyarakat di Kabupaten Tanggamus.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *