BANDAR LAMPUNG (MDSnews) – UPT Puskesmas Kemiling melaksanakan kegiatan Pelatihan Pandu Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi peserta di wilayah kerja puskesmas sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pencegahan serta pengendalian penyakit tidak menular.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai faktor risiko PTM, seperti hipertensi, diabetes melitus, obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik dan kebiasaan merokok.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan materi mengenai pengenalan faktor risiko PTM, pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, pola hidup sehat, serta langkah-langkah pencegahan dan pengendalian PTM di lingkungan masyarakat.
Selain pembekalan materi, peserta juga diarahkan agar mampu menjadi Pandu PTM yang dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini dan menerapkan perilaku hidup sehat.
Kepala UPT Puskesmas Kemiling, dr. Hany Musliha, mengatakan keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya mencegah dan mengendalikan penyakit tidak menular.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengenali faktor risiko PTM serta mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini dan menerapkan pola hidup sehat,” ujar dr. Hany.
Menurutnya, pencegahan PTM tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat melalui perubahan perilaku dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Dengan adanya Pandu PTM, kami berharap semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap kesehatan, mengetahui faktor risikonya dan melakukan pemeriksaan sejak dini,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, UPT Puskesmas Kemiling berkomitmen terus memperkuat upaya promotif dan preventif guna menekan faktor risiko penyakit tidak menular serta mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.(JML)