Lampung Selatan (Medinas_News) – Pemerintah Desa (Pemdes) Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan membuktikan komitmennya dalam menuntaskan pekerjaan rumah (PR) infrastruktur demi memberikan hak warganya menikmati akses jalan yang layak dan baik.
Meski alokasi Dana Desa (DD) tahun 2026 mengalami penurunan drastis alias terjun bebas, strategi penganggaran yang ketat, seksama, dan teliti membuat gerak pembangunan di desa ini tidak terhenti.
Memanfaatkan sisa anggaran yang ada, Pemdes Fajar Baru sukses merealisasikan peningkatan jalan lingkungan jenis rabat beton di tiga titik yang tersebar di beberapa dusun.
Pembangunan infrastruktur jalan ini menelan total anggaran fisik Dana Desa sebesar kurang lebih Rp175.183.900,- dengan total volume mencapai panjang 443 Meter, lebar 3 Meter, dan tinggi 12 Centimeter.
Adapun rincian pengerjaan infrastruktur jalan rabat beton tahun anggaran 2026 meliputi tiga jalur utama:
• Jl. Karya (Dusun 1): Volume 277 x 3 x 0.12 Meter. Pagu RAB sebesar Rp94.202.600,- berhasil diefisiensikan dengan realisasi Rp93.837.300,-.
• Jl. Puspa (Dusun 2 B): Volume 106 x 3 x 0.12 Meter. Pagu RAB sebesar Rp53.679.400,- dengan realisasi anggaran sebesar Rp50.535.000,-.
• Jl. Sawo (Dusun 5): Volume 50 x 3 x 0.12 Meter. Dianggarkan melalui pagu RAB sebesar Rp27.301.900,-.
Komitmen Siasati Anggaran demi Pemerataan Jalan.
Kepala Desa Fajar Baru, M. Agus Budiantoro, S.H.I., M.H., saat dikonfirmasi Jumat (9/10/2026), menjelaskan tantangan berat yang dihadapi pemerintah desa tahun ini. Kendati ruang gerak fiskal menyusut, prioritas utama tetap berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat.
“Jika pada tahun-tahun lalu Desa Fajar Baru mampu meningkatkan jalan sebanyak 6 hingga 10 titik pembangunan fisik menggunakan Dana Desa, tahun ini kondisinya jauh berbeda. Dengan penganggaran yang sangat ketat, kami hanya bisa merealisasikan 3 titik saja,” ujar M. Agus Budiantoro.
Namun, dirinya menegaskan bahwa pembatasan ini bukanlah hambatan untuk berhenti berinovasi. “Ini adalah bentuk upaya nyata kami agar PR jalan rusak di Desa Fajar Baru terus berkurang secara bertahap. Kami ingin mengikis titik-titik jalan yang tidak layak agar ke depannya pembangunan bisa menyambung ke titik jalan lainnya. Ini merupakan komitmen penuh pemerintahan desa untuk tahun depan; kami akan tetap konsisten melakukan peningkatan jalan lingkungan sehingga pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat semakin merata,” tambahnya optimis.
Langkah solutif dan transparansi yang ditunjukkan pihak pemerintah desa mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari warga setempat. Pembangunan ini dinilai berdampak langsung pada kelancaran mobilitas sehari-hari dan pertumbuhan ekonomi lingkungan.
Sukriyanto, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas selesainya proyek rabat beton tersebut.
“Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Desa, M. Agus Budiantoro, beserta seluruh jajaran aparat Desa Fajar Baru. Di tengah kondisi anggaran desa yang sedang sulit dan terbatas, pemerintah desa masih mendengarkan suara dan kebutuhan kami di bawah. Jalan rabat beton ini sangat berarti bagi warga di dusun-dusun. Sekarang jalanan jadi kokoh, bersih, dan layak dilewati. Kami siap menjaga dan merawat fasilitas ini bersama-sama,” ungkap Sukriyanto penuh apresiasi.
Dengan selesainya pembangunan di tiga titik ini, Pemdes Fajar Baru membuktikan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran penganggaran mampu menghasilkan output maksimal di tengah keterbatasan dana.
Juranalis : (Red).