DPMPTSP Tanggamus Raih Predikat Baik Tingkat Nasional, Bukti Komitmen Membangun Kepercayaan dan Memperkuat Iklim Investasi

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan berkualitas, Pemerintah Kabupaten Tanggamus kembali menorehkan capaian yang patut diapresiasi. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kabupaten Tanggamus memperoleh predikat BAIK dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut menjadi gambaran atas upaya pemerintah daerah dalam membenahi kualitas pelayanan perizinan, memperkuat tata kelola birokrasi, serta menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif bagi para pelaku usaha dan investor.

Capaian ini bukan sekadar penghargaan yang tertulis di atas sertifikat. Lebih dari itu, predikat Baik menjadi pengingat bahwa pelayanan publik harus terus bergerak maju, menghadirkan kemudahan, memberikan kepastian, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Di balik penilaian tersebut, terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan setiap proses perizinan berjalan sesuai ketentuan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Tanggamus, Hendra Wijaya Mega, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, predikat Baik merupakan hasil dari upaya bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus menjadi motivasi agar jajaran DPMPTSP tidak cepat berpuas diri.

“Alhamdulillah, Kabupaten Tanggamus melalui Dinas PMPTSP memperoleh predikat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha Pemerintah Daerah Tahun 2026. Kami menyambut capaian ini dengan penuh rasa syukur. Namun, penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Hendra Wijaya Mega.

Ia menjelaskan, penilaian yang dilakukan Kementerian Investasi dan Hilirisasi mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari kelembagaan, sumber daya manusia, inovasi, kepatuhan terhadap regulasi, standar operasional prosedur (SOP), implementasi sistem Online Single Submission (OSS), hingga hasil nyata pelayanan perizinan dan realisasi investasi.

Menurut Hendra, seluruh aspek tersebut memiliki peran penting dalam membangun sistem pelayanan yang tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga mampu memberikan kemudahan dan kepastian bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin mengembangkan kegiatan ekonominya di Kabupaten Tanggamus.

“Penilaian ini menjadi evaluasi yang sangat berarti bagi kami. Pelayanan perizinan tidak cukup hanya berjalan secara administratif, tetapi juga harus memberikan kepastian, kemudahan, transparansi, dan kecepatan. Karena itu, kami terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan inovasi, mematuhi regulasi, serta mengoptimalkan penerapan sistem OSS agar pelayanan semakin efektif dan mudah diakses,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hendra menegaskan bahwa pelayanan perizinan memiliki keterkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudahan berusaha diharapkan dapat mendorong minat investasi, membuka peluang usaha baru, memperluas kesempatan kerja, dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami, pelayanan yang semakin baik dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat dan para pelaku usaha untuk berinvestasi di Tanggamus. Ketika proses perizinan berjalan dengan baik dan memberikan kepastian, maka peluang tumbuhnya usaha dan terbukanya lapangan pekerjaan juga semakin besar. Tujuan akhirnya tentu bukan sekadar mendapatkan penilaian yang baik, melainkan bagaimana kehadiran pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai pejabat yang pernah mengemban amanah sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanggamus, Hendra Wijaya Mega juga memahami bahwa kemajuan daerah membutuhkan sinergi lintas sektor, kepastian regulasi, serta pelayanan pemerintah yang mampu menjawab kebutuhan dunia usaha tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.

Ia menilai, penghargaan tersebut harus menjadi energi baru bagi seluruh jajaran untuk menjaga konsistensi kinerja dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Bagi kami, capaian ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab. Predikat Baik harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh, memperbaiki kekurangan, dan meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Kami menyadari masih ada ruang untuk berbenah. Karena itu, kami ingin terus membangun budaya kerja yang profesional, responsif, dan berintegritas agar masyarakat benar-benar merasakan perubahan dalam pelayanan perizinan,” tuturnya.

Hendra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam mendukung peningkatan kinerja DPMPTSP Kabupaten Tanggamus. Ia berharap kerja sama dan semangat pembenahan dapat terus dipertahankan, sehingga capaian pada tahun ini menjadi fondasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada masa mendatang.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja dan berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan. Ini merupakan hasil dari kerja bersama yang harus kita jaga. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, karena bagi kami, kepuasan masyarakat, kepercayaan pelaku usaha, dan kemajuan Kabupaten Tanggamus jauh lebih penting daripada sekadar sebuah penghargaan,” pungkasnya.

Predikat Baik yang diraih DPMPTSP Kabupaten Tanggamus pada 2026 menjadi momentum untuk terus memperkuat kualitas birokrasi dan pelayanan publik. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi, meningkatkan inovasi, serta memastikan kemudahan perizinan benar-benar dirasakan masyarakat dan dunia usaha.

Sebab, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Dengan semangat pembenahan dan pelayanan yang berkelanjutan, capaian ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kepercayaan, mendorong investasi, dan membuka peluang kemajuan bagi Kabupaten Tanggamus.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *