Tak Sekadar Menerima Laporan, M. Rangga Turun Langsung Kawal Program Kampung Nelayan Merah Putih di Tanggamus

DAERAH HOME LAMPUNG PROVINSI Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Komitmen mengawal program pemerintah tidak cukup hanya dengan menerima laporan di balik meja. Dibutuhkan kepedulian, perhatian, dan keberanian untuk melihat langsung bagaimana program tersebut berjalan di tengah masyarakat.

Hal itulah yang ditunjukkan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus, M. Rangga Putra Hakim, saat meninjau dua lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pekon Talagening dan Pekon Tanjung Agung, Kecamatan Kotaagung Barat, Selasa (3/11/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda peninjauan biasa. Sebagai kader Partai Gerindra sekaligus unsur pimpinan DPRD Tanggamus, Rangga ingin memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto benar-benar berjalan sesuai arah kebijakan pemerintah pusat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.

Baginya, program yang membawa harapan besar bagi kehidupan nelayan tidak boleh hanya terlihat baik dalam laporan administratif. Kondisi di lapangan, perkembangan pembangunan, hingga berbagai kendala yang dihadapi harus diketahui secara langsung.

“Secara lisan kita sudah mendengar progresnya. Namun, karena ini merupakan program prioritas Presiden, tentu penting bagi kita untuk turun langsung. Dengan melihat kondisi di lapangan, kita bisa mengetahui sejauh mana perkembangannya dan apa saja kendala yang dihadapi agar pembangunan ini dapat berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Rangga yang akrab disapa Iyai Rangga.

Ia menilai, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih memiliki arti penting bagi masa depan masyarakat pesisir Tanggamus. Program tersebut bukan semata-mata menghadirkan bangunan dan fasilitas baru, melainkan membawa harapan terhadap tumbuhnya pusat aktivitas ekonomi yang dapat memperkuat kehidupan nelayan.

Karena itu, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan, tetapi juga dari kualitas pembangunan dan kesiapan fasilitas untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan KNMP di Pekon Talagening dan Pekon Tanjung Agung saat ini telah mencapai sekitar 30 persen.

Rangga berharap perkembangan pembangunan dapat terus berjalan dengan baik. Namun, ia mengingatkan agar pencapaian target waktu tidak mengesampingkan kualitas pekerjaan.

Menurutnya, pembangunan yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat harus dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Sebab, fasilitas tersebut nantinya akan digunakan dalam jangka panjang dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

“Yang terpenting bukan hanya bagaimana pembangunan ini cepat selesai, tetapi juga bagaimana kualitasnya tetap terjaga. Kita ingin program ini benar-benar memberikan manfaat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mendorong kawasan pesisir menjadi pusat pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan program tersebut, Rangga juga menyampaikan bahwa perkembangan pembangunan perlu terus dipantau hingga seluruh tahapan pekerjaan selesai.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanggamus, Darma Setiawan, menjelaskan bahwa secara keseluruhan terdapat sembilan titik pembangunan KNMP di Kabupaten Tanggamus.

Dari jumlah tersebut, delapan lokasi masih dalam proses pembangunan, sedangkan satu lokasi telah selesai, yakni KNMP di Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau.

Adapun delapan lokasi yang sedang dibangun berada di Pekon Karang Anyar, Kecamatan Wonosobo; Pekon Way Nipah, Pekon Tanjungan, Pekon Karang Brak, dan Pekon Betung, Kecamatan Pematang Sawa; Pekon Penyandingan, Kecamatan Kelumbayan; serta Pekon Talagening dan Pekon Tanjung Agung, Kecamatan Kotaagung Barat.

Darma juga mengungkapkan sejumlah kendala teknis dalam pelaksanaan pembangunan, salah satunya akses keluar masuk alat berat menuju lokasi pekerjaan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, saat ini dilakukan upaya melalui jalur pantai dan pembukaan badan jalan. Sementara untuk wilayah yang berada di seberang laut, pengerjaan diperkirakan lebih banyak melibatkan tenaga manusia karena keterbatasan akses bagi alat berat.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Perikanan Darma Setiawan, Camat Kotaagung Barat Syarif, Ketua Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (Aspekindo) Rio Gunawan, para kepala pekon, Sekretaris DPC Partai Gerindra Torifki Arisando, serta Bendahara DPC Gerindra Diki Fauzi.

Melalui peninjauan ini, perhatian terhadap pembangunan KNMP menjadi bagian penting dari upaya mengawal program pemerintah agar tidak berhenti pada perencanaan dan laporan progres semata. Sebab, pada akhirnya, keberhasilan sebuah program akan terlihat dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang menjadi sasaran pembangunan.
Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *