Didukung Bupati, DPRD hingga KPK, BKPSDM Tanggamus Pacu Reformasi Birokrasi Lewat TALENTA

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus memperkuat langkah pembenahan tata kelola birokrasi melalui inovasi TALENTA TANGGAMUS (Transformasi Manajemen Talenta ASN Menuju Meritokrasi dan Suksesi Kepemimpinan). Program strategis yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tersebut mendapat dukungan dari Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi, Ketua DPRD Agung Setyo Utomo, hingga Ketua Koordinator Supervisi Pencegahan (Korsugah) KPK, Untung Wicaksono.

Dukungan lintas kelembagaan ini menjadi sinyal kuat bahwa pembenahan manajemen aparatur sipil negara (ASN) merupakan agenda penting dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, dan berintegritas. Tidak hanya berorientasi pada administrasi kepegawaian, TALENTA TANGGAMUS diarahkan menjadi instrumen strategis untuk memastikan setiap ASN memperoleh kesempatan pengembangan karier berdasarkan kemampuan, kompetensi, potensi, dan kinerja.

Kepala BKPSDM Kabupaten Tanggamus, Ivan Kurniawan, S.T., menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong percepatan implementasi program tersebut melalui pendekatan Coaching Clinic to Classroom TALENTA TANGGAMUS. Kegiatan ini menjadi ruang pendampingan sekaligus pembelajaran langsung bagi perangkat daerah agar mampu memahami dan menerapkan sistem manajemen talenta secara terukur.

Sejumlah perangkat daerah telah menjadi sasaran pelaksanaan kegiatan tersebut, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Inspektorat, BAPPERIDA, Bapenda, serta Sekretariat DPRD Kabupaten Tanggamus.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan rencana aksi implementasi TALENTA TANGGAMUS dalam rangka mendukung tugas pembelajaran dan aktualisasi kepemimpinan pada Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.

Dalam penerapannya, manajemen talenta mencakup pemetaan potensi dan kompetensi ASN melalui metode sembilan kotak talenta (nine box talent), pengembangan kapasitas, pengelolaan retensi talenta, hingga perencanaan suksesi untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan pemerintahan.

Dukungan Bupati Tanggamus menjadi faktor penting dalam memberikan arah kebijakan dan memastikan transformasi manajemen ASN berjalan sejalan dengan visi pembangunan daerah. Sementara dukungan Ketua DPRD memperkuat sinergi antarlembaga agar pembenahan birokrasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Tidak kalah penting, dukungan dari Ketua Korsugah KPK memberikan penekanan bahwa sistem pengelolaan ASN harus dibangun dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, objektivitas, dan integritas. Dengan demikian, proses pengembangan maupun penempatan aparatur diharapkan semakin terhindar dari praktik yang bertentangan dengan prinsip meritokrasi.

Melalui program ini, BKPSDM Tanggamus ingin memastikan bahwa pengisian jabatan tidak semata-mata menjadi proses administratif, melainkan berdasarkan penilaian yang objektif terhadap kualifikasi, kompetensi, potensi, kinerja, dan integritas setiap ASN.

Pada akhirnya, keberhasilan TALENTA TANGGAMUS tidak hanya diukur dari tersusunnya sistem pemetaan pegawai, tetapi juga dari kemampuannya melahirkan aparatur yang tepat pada posisi yang tepat serta calon pemimpin birokrasi yang memiliki kapasitas dan integritas.

Dengan dukungan Bupati, DPRD, dan KPK, TALENTA TANGGAMUS diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam mempercepat reformasi birokrasi sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Sebab, birokrasi yang kuat tidak hanya membutuhkan banyak aparatur, tetapi juga membutuhkan orang-orang yang tepat, kompeten, berintegritas, dan memiliki komitmen untuk melayani masyarakat.

Niat Tulus, Jalan Lurus, Tanggamus Bagus.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *