Tanggamus, (MDSnews) – Kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama ini melenggang ke tingkat Provinsi Lampung dalam penilaian Kesehatan Teladan tahun 2019. Hal itu diungkapkan oleh Ketua tim penilaian Leni Yurina, S.Kep., MM yang juga sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Lampung. Rabu (9/10/2019).
Dalam sambutannya, Lenu Yurina mengatakan, dari 15 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung, hanya 12 Kabupaten/kota saja yang mengikutinya. Tiga (3) Kabupaten lainnya yakni Kabupaten Mesuji dan Lampung Timur dan Pesawaran absen tidak mengirimkan perwakilannya sebagai peserta tenaga kesehatan teladan. Adapun jumlah total peserta secara keseluruhan yakni 36 peserta dari 8 jenis katagori dengan rincian. Katagori tenga dokter 6 orang, perawat 8 orang, bidan 8 orang, Kesmas 3 orang, analasis 6 orang, Farmasi 2 orang dan 3 orang ahli gizi.
“Sistem penilaian sama saja dengan tahun sebelum nya. Yakni peserta akan menjalani tes pemaparan dan wawancara terkait program Inovasi dan penguasaan terhadap kebijakan dan pelaksanaan program kesehatan serta kebijakan lintas sektor. Setelah tes pertama barulah ke tes berikutnya yakni mengunjungi Puskesmas tempat dimana peserta bertugas, Tanggamus sendiri ada dua, yakni dari Puskesmas Simpang , Kecamatan Kota Agung Timur, dan Puskesmas dari Kacamatan Ulubelu,” jelas Leni.
Sementara itu, Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani yang juga membuka kegiatan penilaian Kesehatan Teladan Tahun 2019 ini mengungkapkan kebahagiaan serta rasa bangganya terhadap dua orang peserta tenaga kesehatan yang berasal dari Kabupaten Tanggamus. Dimana untuk katagori Bidan diwakili oleh Puskesmas Pasar Simpang, Kota Agung Timur dan Perawat di Wakili oleh Puskesmas Kecamatan Ulubelu. Dengan demikian membawa nama kabupaten tercinta semakin harum di tingkat provinsi dan mudah mudahan hingga ketingkat nasional.
“Ini juga menjadi motivasi kita bersama dalam hal mengembangkan ide ide atau gagasan serta inovasi dalam dunia kesehatan karena memang selaras dengan 55 Program Aksi Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus. Alhamdulillah tahun ini Tanggamus bisa ikut serta dengan mengirimkan perwakilan peserta dalam ajang penilaian tenaga kesehatan teladan. Semoga saja kita bisa melenggang ke tingkat nasional,” ujar Bunda, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tanggamus Taufik Hidayat mengatakan, Sebenarnya untuk 9 (sembilan) katagori yang menjadi penilaian sudah diikut sertakan semua. Hanya yang lolos ada dua katagori saja. Dan untuk penilaian ini sendiri sudah dipersiapkan sejak tahun 2018 lalu. Dengan terpilihnya dua perwakilan dari Tanggamus dengan dua katagori yakni Bidan dan tenaga perawat sudah cukup membuktikan Tanggamus dalam kesehatan diakui oleh Provinsi sebagai salah satu Kabupaten yang memiliki inovasi terdepan dalam dunia kesehatan, salah satunya adalah Paket Hemat (PaHe) untuk ibu hamil dan anak.
“Kita sudah menjdi urutan 3 besar saja sudah sangat senang dan bangga. Nah berbicara tentang Program PaHe ini sendiri, kita memang masih memiliki pekerjaan rumah (Pr) dalam hal angka kematian ibu hamil dan anak. Dimana terhitung untuk tahun ini saja kita tercatat dua kasus. Akan tetapi pihak Diskes Tanggamus terus melakukan upaya pencegahannya agar ditahun yang akan datang tidak ada lagi kasus tersebu, dengan cara apa? ya giat melaksanakan sosialisasi tentang kesehatan saat hamil,” jelas Taufik.(Erwin).