Bandar Lampung, (Medinas_News) — Kondisi atmosfer di wilayah Teluk Lampung terpantau menunjukkan adanya akumulasi awan hujan yang cukup merata pada awal pekan ini. Situasi tersebut berpotensi menyebabkan hujan di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung dalam beberapa hari ke depan, Senin (02/02/2026).
Pemantau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Meldisa, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pantauan cuaca pada 2 Februari 2026, sebagian besar wilayah Provinsi Lampung diprediksi akan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan berpotensi hujan lebat di beberapa titik.
“Potensi hujan disertai kelembapan udara tinggi dapat memicu munculnya kabut, khususnya pada dini hari hingga pagi hari, serta meningkatkan risiko genangan hingga banjir di wilayah rawan,” jelas Meldisa.
BMKG juga mengimbau para pelaku usaha, khususnya sektor UMKM, distribusi, dan logistik, agar lebih cermat dalam membaca kondisi cuaca. Pemahaman terhadap situasi lapangan dinilai penting guna menjaga kelancaran distribusi barang dan ketepatan waktu perjalanan.
Berdasarkan data resmi BMKG, cuaca di Kota Bandar Lampung diperkirakan sebagai berikut:
Cuaca: Hujan ringan
Suhu udara: 23–30 derajat Celsius
Kelembapan: 71–99 persen
Tingginya tingkat kelembapan udara tersebut menuntut kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kabut tipis yang dapat mengganggu jarak pandang, terutama bagi pengguna jalan raya pada pagi hari.
Seiring dengan potensi hujan yang relatif merata di pusat kota, pengelola gudang dan jasa pengiriman diimbau untuk melakukan langkah antisipatif, seperti memastikan sistem drainase di lingkungan kerja tetap bersih dan bebas dari sumbatan guna mencegah luapan air apabila terjadi hujan deras.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menyiapkan perlengkapan keselamatan berkendara, seperti lampu kabut bagi kendaraan yang melintas di wilayah perkotaan. Warga di daerah rawan banjir diimbau untuk mengamankan barang-barang berharga, termasuk dokumen penting dan perhiasan, guna mengantisipasi dampak buruk akibat hujan deras dan genangan air.
Jurnalis : (Rifki).