Sinkronisasi Data Jadi Kunci, Disparekraf Tanggamus Bangun Kolaborasi Strategis Bersama BPS

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Aura keseriusan bercampur harapan terasa kuat di Aula BPS Tanggamus, Selasa (28/04/2026). Di ruang itulah, langkah penting tengah dirajut, bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan upaya menyatukan visi dalam membangun masa depan pariwisata berbasis data yang akurat dan terintegrasi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus terkait permohonan audiensi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanggamus. Audiensi tersebut menjadi bagian dari proses strategis dalam rangka sinkronisasi data serta mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Syarif Hidayat Bangsawan selaku Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata tampil menyampaikan arah kebijakan dengan penuh keyakinan. Ia menegaskan bahwa di era saat ini, data bukan lagi pelengkap, melainkan menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan.

“Pariwisata tidak bisa dibangun hanya dengan potensi, tetapi harus ditopang dengan data yang kuat. Sinkronisasi ini penting agar setiap langkah kebijakan yang kita ambil benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Nama Marhasan Sambah selaku Kepala Dinas turut menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut. Meski tidak hadir secara langsung, arah kebijakan yang dibangun menjadi dasar kuat terselenggaranya forum strategis ini. Komitmen beliau dalam mendorong tata kelola pariwisata yang modern dan berbasis data dinilai menjadi titik awal perubahan besar di sektor ini.

Suasana diskusi berlangsung dinamis. Para peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif menyampaikan pandangan, mengurai persoalan, serta menawarkan solusi. Mulai dari tantangan pengumpulan data di lapangan hingga peluang pengembangan promosi wisata berbasis digital, semuanya dibahas secara terbuka.

Lebih jauh, Syarif Hidayat Bangsawan menekankan bahwa Kabupaten Tanggamus memiliki kekayaan potensi wisata yang luar biasa, dari bentang alam hingga kekuatan budaya lokal. Namun tanpa data yang akurat, potensi tersebut akan sulit dikembangkan secara maksimal.

“Kita ingin ke depan, setiap promosi wisata yang kita lakukan berbasis data. Kita tahu siapa targetnya, bagaimana strateginya, dan apa dampaknya. Ini bukan sekadar wacana, tapi langkah nyata menuju pariwisata yang profesional,” tegasnya.

Audiensi ini menjadi simbol bahwa pembangunan tidak lagi bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi lintas sektor, terutama dengan BPS sebagai penyedia data yang kredibel. Dari sinilah arah kebijakan yang kuat dan terukur dapat dibangun.

Di penghujung kegiatan, terselip harapan besar, bahwa pertemuan ini bukan menjadi akhir, melainkan awal dari kolaborasi berkelanjutan. Sebab di balik angka-angka yang disusun, ada masa depan daerah yang sedang diperjuangkan.

Dan dari Aula sederhana itu, Tanggamus perlahan menegaskan satu hal: bahwa kemajuan tidak datang secara kebetulan, tetapi dibangun dengan data, kolaborasi, dan komitmen yang kuat.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *