Tanggamus (Medinas_News) – Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Bupati Tanggamus, Selasa (28/04/2026), saat sebanyak 136 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi diambil sumpah dan menerima Surat Keputusan (SK) dalam sebuah prosesi yang sarat makna dan tanggung jawab.
Di bawah langit terbuka, satu per satu ASN mengucapkan sumpah jabatan, sebuah ikrar yang bukan hanya formalitas, tetapi janji moral untuk mengabdi sepenuh hati kepada negara dan masyarakat.
Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, yang memimpin langsung prosesi tersebut, menegaskan bahwa momen ini adalah titik awal dari tanggung jawab besar yang harus dijaga sepanjang karier.
“Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah amanah. Setiap kata dalam sumpah itu harus diwujudkan dalam kerja nyata,” tegasnya dengan nada penuh penekanan.
Dari total 136 ASN, sebanyak 105 orang resmi diambil sumpahnya, terdiri dari 87 CPNS, termasuk 80 yang mengisi jabatan fungsional, serta 18 PNS yang sebelumnya belum pernah menjalani prosesi serupa. Sementara itu, 31 ASN lainnya menerima SK kenaikan pangkat yang mulai berlaku per 1 Mei 2026.
Momentum ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga ujian. Bupati mengingatkan, kenaikan pangkat bukan sekadar peningkatan status, melainkan tuntutan untuk bekerja lebih baik, lebih jujur, dan lebih profesional.
“Semakin tinggi pangkat, semakin besar tanggung jawabnya. Integritas tidak boleh ditawar, dan keteladanan harus semakin nyata,” ujarnya.
Ia juga menyoroti tantangan birokrasi yang kian kompleks di era saat ini. Menurutnya, ASN tidak boleh lagi bekerja dengan pola lama, melainkan harus adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Masyarakat sekarang menuntut pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan adil. ASN harus hadir sebagai solusi, bukan menjadi bagian dari masalah,” katanya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tanggamus, Ivan Kurniawan, menjelaskan bahwa pengambilan sumpah merupakan tahapan krusial dalam perjalanan karier ASN, khususnya bagi CPNS yang resmi beralih status menjadi PNS.
“Ini bukan hanya syarat administratif, tapi juga bukti sah yang akan melekat hingga masa pensiun. Artinya, hari ini adalah tonggak penting dalam perjalanan pengabdian mereka,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, penyerahan SK kenaikan pangkat kali ini terasa berbeda karena dilakukan langsung oleh Bupati, sebuah bentuk perhatian sekaligus penghargaan.
“Biasanya diserahkan masing-masing, tapi hari ini langsung oleh Pak Bupati. Ini menjadi kebanggaan tersendiri dan tentu menjadi motivasi tambahan bagi para ASN, khususnya golongan II,” ungkapnya.
Kenaikan pangkat yang diberikan mencakup golongan II, mulai dari II/a hingga II/d—sebuah langkah naik yang diharapkan sejalan dengan peningkatan kualitas kinerja.
Lebih dari sekadar acara resmi, prosesi ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap jabatan, ada tanggung jawab besar yang menuntut dedikasi, integritas, dan komitmen tanpa kompromi.
Kini, harapan masyarakat pun bertumpu, agar para ASN yang telah bersumpah benar-benar hadir sebagai pelayan publik yang profesional, bersih, dan berintegritas.
Jurnalis : (Erwin).