Camat Labuhan Ratu Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tangani TBC dan PTM

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Bandar Lampung (Medinas_News) —  Pemerintah Kecamatan Labuhan Ratu bersama Puskesmas Labuhan Ratu menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat koordinasi penanganan penyakit menular dan penyakit tidak menular (PTM) di wilayah setempat, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Labuhan Ratu tersebut diikuti unsur pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga lintas sektor terkait. Lokakarya dibuka langsung oleh Camat Labuhan Ratu, Hendra Setiawan, SH.

Dalam sambutannya, Hendra menegaskan bahwa persoalan kesehatan masyarakat harus ditangani secara bersama-sama melalui kolaborasi lintas sektor.

“Masalah TBC dan penyakit tidak menular ini tidak bisa ditangani sendiri oleh tenaga kesehatan. Semua pihak harus terlibat, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, RT, kader Posyandu, hingga masyarakat,” kata Hendra.

Menurutnya, kegiatan lokakarya menjadi wadah penting untuk menyamakan langkah serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjalankan program kesehatan di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kita bisa mengetahui kendala di lapangan sekaligus mencari solusi bersama, sehingga program kesehatan yang dijalankan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Hendra juga menegaskan Pemerintah Kecamatan Labuhan Ratu akan terus mendukung berbagai program kesehatan yang dilaksanakan Puskesmas Labuhan Ratu, termasuk penguatan Posyandu dan edukasi pola hidup sehat kepada masyarakat.

“Kader Posyandu punya peran besar karena mereka yang langsung bersentuhan dengan warga,” tambahnya.

Selain itu, pihak kecamatan juga akan melibatkan lurah dan kepala lingkungan (kaling) dalam upaya edukasi kebersihan lingkungan, termasuk mengajak masyarakat tidak membuang sampah sembarangan serta meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah.

“Persoalan sampah ini banyak dampaknya, mulai dari kesehatan hingga potensi bencana lingkungan. Karena itu perlu kepedulian bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Labuhan Ratu, Sumiyati, S.Kep., menjelaskan bahwa penanganan TBC harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Menurutnya, TBC bukan hanya persoalan penyakit menular, tetapi juga berkaitan dengan sanitasi lingkungan dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

“TBC ini berdampak jangka panjang terhadap tubuh dan termasuk penyakit yang mematikan. Karena itu pencegahannya harus dimulai sejak dini,” ujar Sumiyati.

Ia mengatakan keterlibatan keluarga dan lingkungan sangat menentukan keberhasilan penanganan penyakit menular maupun tidak menular di masyarakat.

“Kalau hanya tenaga kesehatan yang bergerak tentu tidak cukup. Perlu dukungan dari masyarakat, kader, RT, dan semua pihak agar edukasi kesehatan bisa berjalan maksimal,” katanya.

Selain membahas TBC, Sumiyati juga menyoroti peningkatan kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes.

“Penyakit tidak menular ini sering kali tidak disadari masyarakat karena gejalanya muncul perlahan. Karena itu kami terus mendorong pemeriksaan kesehatan rutin dan pola hidup sehat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan monitoring dan evaluasi program Puskesmas Keliling sebagai sarana koordinasi dan identifikasi kendala di lapangan. Evaluasi dilakukan guna memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Labuhan Ratu.

Diskusi bersama Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung turut digelar untuk membahas evaluasi pelaksanaan penanganan TBC serta penguatan program pencegahan PTM.

“Harapan kami koordinasi lintas sektor seperti ini terus berjalan sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin baik,” tutupnya. (Rifki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *