Kadiskes Kota Bandar Lampung Minta Warga Bandar Lampung Waspada Hantavirus Serta Hindari Paparan Tikus  

Bandar Lampung DAERAH HOME LAMPUNG TERBARU

Bandar Lampung (MDSnews) – Dinas kesehatan kota Bandarlampung menghimbau kepada seluruh masyarakat di Bandarlampung agar tetap waspada terhadap penyakit Hantavirus, meskipun belum ditemukan kasus Hantavirus hingga Mei 2026 ini, Senin (25/05/2026).

Saat ini Dinas kesehatan (Dinkes), masih terus berupaya melakukan pemantauan serta laporan dari pihak rumah sakit dan puskesmas-puskesma yang ada di Kota Bandarlampung Meskipun belum ada kasus untuk itu, akan tetapi masyarakat diminta tetap waspada serta terus menjaga kebersihan lingkungan sekitar,

Kepala dinas kesehatan Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Temenggung mengatakan, Hantavirus adalah virus yang dapat menyebabkan penyakit serius hingga kematian pada manusia, terutama melalui paparan tikus atau celurut yang terinfeksi kuman ganas,

“Cara penularan melalui kontak langsung dengan tikus atau kotorannya ataupun menghirup debu yang terkontaminasi langsung dengan urine, air liur, atau feses tikus, Menyentuh benda terkontaminasi lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut,” ujarnya.

“Hingga saat ini, belum ada laporan penularan antara manusia pada kasus yang dipantau di Indonesia, termasuk di wilayah kota Bandarlampung,” katanya.

Muhtadi menambahkan, lokasi yang berisiko lebih tinggi terdapat di gudang,kebun,rumah kosong, bangunan yang tidak terawat, dan area dengan populasi tikus tinggi seperti banyak sampah.

“Pihaknya telah mengeluarkan surat kewaspadaan kepada fasilitas kesehatan dan masyarakat, untuk menjaga kebersihan dan melakukan pencegahan yang dianjurkan meliputi,rutin mencuci tangan dengan sabun,menjaga daya tahan tubuh, menggunakan masker saat sakit,” tuturnya.

“Menerapkan etika batuk dan bersin,menghindari kontak langsung dengan tikus dan kotorannya,” terang Muhtadi.

“Menutup lubang rumah agar tikus tidak masuk,membersihkan area tercemar dengan metode pel basah (wet cleaning), bukan disapu kering juga agar menyimpan makanan dan minuman dalam wadah tertutup,” ujarnya.

“Gejala yang perlu diwaspadai segera periksa ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti,demam,nyeri otot,sakit kepala,sesak napas,Mual atau muntah,kelelahan berat,terutama jika sebelumnya ada paparan lingkungan yang banyak hama tikus,” tandasnya,. (Rifki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *