Masyarakat Desak SPBU Talagening Kembali Beroperasi, Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi Kota Agung Barat

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Masyarakat Kecamatan Kotaagung Barat berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus segera memberikan perhatian serius terhadap nasib Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.353.91 Talagening yang hingga kini tidak lagi beroperasi.

Keberadaan SPBU tersebut dinilai sangat vital karena selama bertahun-tahun menjadi pusat distribusi bahan bakar sekaligus penggerak roda perekonomian masyarakat di wilayah setempat.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Indrawan, mengatakan keberadaan SPBU Talagening selama ini memiliki peran penting sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kota Agung Barat. Menurutnya, sejak SPBU tersebut tidak lagi beroperasi, banyak usaha kecil yang perlahan ikut meredup bahkan terpaksa tutup.

“SPBU Talagening bukan sekadar tempat pengisian bahan bakar. Selama bertahun-tahun, tempat itu menjadi pusat pergerakan ekonomi masyarakat. Banyak warung, pedagang kecil, jasa tambal ban, hingga usaha lainnya yang hidup karena adanya aktivitas di sana,” ujar Indrawan, Selasa (02/06/2026).

Ia menilai keberadaan SPBU tersebut sangat strategis karena menjadi salah satu penopang kebutuhan bahan bakar masyarakat di wilayah Kota Agung Barat dan sekitarnya. Akibat tutupnya SPBU tersebut, masyarakat harus menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan BBM, sementara roda ekonomi di sekitar lokasi ikut terhenti.

Menurut Indrawan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus perlu menjadikan persoalan ini sebagai perhatian serius. Selain menyelesaikan persoalan internal PT AUTJ, pemerintah juga diharapkan mencari langkah konkret agar SPBU Talagening dapat kembali beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap pemerintah daerah hadir dan memberikan solusi. Jangan sampai aset yang sangat strategis ini terus terbengkalai. Jika SPBU ini bisa dibuka kembali, maka aktivitas ekonomi masyarakat akan kembali hidup dan UMKM yang selama ini lesu bisa bangkit lagi,” tegasnya.

Indrawan menambahkan, keberadaan SPBU Talagening selama ini dapat diibaratkan sebagai salah satu jantung distribusi bahan bakar bagi masyarakat Kota Agung Barat. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah percepatan agar aset tersebut kembali berfungsi dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Masyarakat tidak ingin aset daerah ini terus diam dan menjadi bangunan kosong hingga bertahun tahun. Kami ingin melihat SPBU Talagening hidup kembali, menjadi pusat aktivitas ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sebagaimana dulu,” pungkasnya.

Masyarakat berharap upaya penyelamatan dan pengaktifan kembali SPBU Talagening dapat menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, mengingat manfaatnya yang langsung dirasakan oleh warga dan pelaku usaha di wilayah Kota Agung Barat.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *