Tanggamus (Medinas_News) – Polsek Pugung melakukan identifikasi terhadap temuan mayat seorang perempuan lanjut usia di dalam sumur rumahnya di Dusun Sinar Gunung, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Selasa malam (9/6/2026).
Kapolsek Pugung Ipda Dr. Agus Tri Kurniawan, S.H., M.H., mengatakan, korban diketahui bernama Komariah (62), seorang ibu rumah tangga yang selama ini tinggal seorang diri.
“Korban pertama kali teridentifikasi oleh warga yang mencium bau menyengat dari arah rumah korban sekitar pukul 19.30 WIB,” kata Ipda Agus Tri Kurniawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Rabu 10 Juni 2026.
Kapolsek mengungkapkan, setelah menerima laporan sekitar pukul 21.17 WIB, personel Polsek Pugung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Pos Damkar Talang Padang, Puskesmas Rantau Tijang, serta Basarnas Kabupaten Tanggamus untuk proses evakuasi.
“Evakuasi dimulai sekitar pukul 23.15 WIB dan berhasil mengevakuasi korban dari dalam sumur pada pukul 23.59 WIB,” ungkapnya.
Ipda Agus Tri menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi, korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya setelah mendapat informasi dari warga yang mencium bau menyengat dari arah rumah korban sekitar pukul 19.30 WIB.
Anak korban bersama istrinya mendatangi rumah korban dan melakukan pengecekan. Saat memeriksa area kamar mandi, saksi melihat korban telah berada di dalam sumur dalam kondisi meninggal dunia, kemudian meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga, korban diketahui telah lanjut usia, tinggal seorang diri, mengalami kondisi pikun atau linglung, serta memiliki riwayat penyakit GERD.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari 24 jam mengingat kondisi tubuh korban yang telah mengeluarkan bau,” jelasnya.
Kapolsek menyebut, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dengan membuat surat pernyataan resmi.
Selain menyampaikan hasil penanganan identifikasi itu, Kapolsek Pugung juga mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi anggota keluarga yang telah lanjut usia, terutama yang hidup seorang diri. Menurutnya, peran keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting dalam memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya risiko yang dapat mengancam keselamatan lansia.
“Lansia merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian lebih, terlebih apabila tinggal seorang diri. Kami berharap keluarga maupun warga sekitar dapat saling peduli dengan rutin memantau kondisi mereka, sehingga apabila terjadi sesuatu dapat segera diketahui dan ditangani lebih cepat,” tandasnya.
Jurnalis: (Aden)