Bupati Mulai Tepati Janji Politik, Investor Asing Masuk ke Tanggamus Lewat Program Garam Bantuan Turki

DAERAH HOME LAMPUNG PROVINSI Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) – Satu per satu komitmen politik Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., mulai menunjukkan wujud nyata. Janji untuk membuka pintu investasi dan menghadirkan mitra luar negeri guna menggerakkan potensi daerah kini perlahan terealisasi. Salah satunya melalui pengembangan Program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) yang mendapat dukungan bantuan dari Pemerintah Turki.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa Tanggamus mulai dilirik sebagai daerah yang memiliki potensi ekonomi berbasis sumber daya alam. Bukan hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga membangun kolaborasi dengan pihak luar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Keseriusan itu terlihat saat Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi turun langsung meninjau lokasi pengembangan PUGAR di Pekon Tanjung Jaya, Kecamatan Limau, Selasa (28/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Asisten I, Asisten II, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Kepala Bagian Protokol.

Program yang mendapat dukungan dari Pemerintah Turki ini diproyeksikan menjadi sentra garam rakyat baru di wilayah pesisir Limau. Kehadirannya bukan sekadar membangun lahan produksi garam, tetapi menjadi awal terbukanya peluang investasi, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Bagi sebagian masyarakat, langkah ini juga dinilai sebagai jawaban atas janji kampanye Saleh Asnawi yang sejak awal menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan investor dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak demi mengoptimalkan potensi daerah. Kini, kerja sama internasional tersebut mulai terlihat dalam bentuk program yang langsung menyentuh sektor riil.

Bupati Moh. Saleh Asnawi mengatakan, keberadaan sentra garam rakyat tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru dan memenuhi kebutuhan garam bagi pelaku usaha perikanan di Kabupaten Tanggamus.

“Potensi pesisir yang kita miliki harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Program ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, membuka lapangan kerja, sekaligus mendukung kebutuhan garam bagi sektor perikanan di Tanggamus,” ujar Saleh Asnawi.

Ia menambahkan, pengembangan produksi garam rakyat juga sejalan dengan program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada garam nasional.
“Kami berharap program ini dapat berjalan optimal sehingga Tanggamus bisa berkontribusi dalam mendukung target swasembada garam nasional,” pungkasnya.

Jika program ini berjalan sesuai rencana, maka bantuan dari Pemerintah Turki bukan hanya menjadi proyek pembangunan semata, melainkan dapat menjadi pintu masuk lahirnya kerja sama internasional lainnya di Kabupaten Tanggamus.

Bagi pemerintahan Saleh Asnawi, langkah tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa komitmen menghadirkan investasi dan menggerakkan potensi lokal mulai diwujudkan secara bertahap melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *