Gelombang Laut Mulai Besar, Imbauan Sterilisasi Breakwater Kota Agung Dinilai Makin Relevan

DAERAH HOME LAMPUNG PROVINSI Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) – Kondisi perairan di kawasan Teluk Semaka, Kota Agung, saat ini mulai menunjukkan gelombang yang cukup besar. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya imbauan agar masyarakat maupun pelaku UMKM menghindari aktivitas di kawasan breakwater atau pemecah ombak Pelabuhan Perikanan Kota Agung, terlebih ketika kondisi laut sedang tidak bersahabat.

Sebelumnya, Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Kota Agung, Sukarsono, menyampaikan bahwa arahan sterilisasi kawasan breakwater merupakan tindak lanjut hasil rapat lintas sektoral DKP Provinsi Lampung. Pemerintah juga tengah berupaya mencari lokasi alternatif agar aktivitas usaha masyarakat tetap dapat berjalan di tempat yang lebih aman.

“Sesuai arahan Bapak Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, area masuk breakwater harus steril dari aktivitas apapun. Akan dipasang papan dilarang masuk, para pelaku UMKM akan dilarang berjualan di area jalan masuk breakwater,” ujar Sukarsono dalam keterangannya sebelumnya.

Di tengah kondisi gelombang yang kini terlihat lebih besar, imbauan tersebut semakin penting untuk diperhatikan bersama. Bukan berarti setiap aktivitas di breakwater pasti akan menimbulkan musibah, tetapi tidak ada yang dapat memastikan kapan kondisi laut berubah. Karena itu, menghindari aktivitas di kawasan pemecah ombak merupakan langkah sederhana untuk mengurangi risiko, sekaligus memberi ruang bagi pemerintah menata kawasan tersebut sesuai fungsi dan aspek keselamatan.

Pemerintah diharapkan tetap memberikan solusi bagi para pelaku UMKM, sementara masyarakat juga diharapkan memahami bahwa penataan ini bukan semata-mata soal melarang orang mencari rezeki. Ketika laut sedang bersahabat, mungkin risikonya tidak terlihat. Namun ketika gelombang membesar, bebatuan breakwater dapat berubah menjadi kawasan yang jauh lebih berbahaya. Keselamatan bersama hendaknya menjadi pertimbangan utama.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *