Dari Tanggamus ke Panggung Nasional, Agus Suranto Bawa Semangat 40 Pramuka Penggalang di Jambore Nasional XII 2026

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

CIBUBUR (Medinas_News) — Semangat Pramuka Tanggamus berkibar di panggung nasional. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tanggamus yang juga Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, hadir langsung dalam pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/08/2026).

Kehadiran Agus Suranto tersebut mewakili Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., sekaligus menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Tanggamus terhadap generasi muda yang tengah membawa nama daerah ke tingkat nasional.

Namun, kedatangan Agus di Cibubur bukan sekadar menghadiri seremoni pembukaan. Di tengah ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia, ia menyempatkan diri menjenguk langsung 40 anggota Pramuka Penggalang asal Kabupaten Tanggamus yang menjadi bagian dari kontingen Jamnas XII 2026.

Puluhan peserta tersebut merupakan perwakilan dari sejumlah sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) di Kabupaten Tanggamus. Mereka datang membawa satu identitas yang sama: Pramuka Tanggamus, dengan membawa nama daerah, semangat, sekaligus harapan untuk mendapatkan pengalaman yang tidak setiap hari bisa dirasakan.

Bagi Agus, keikutsertaan 40 Pramuka Penggalang Tanggamus dalam ajang nasional tersebut bukan sekadar perjalanan mengikuti perkemahan. Jamnas menjadi ruang bagi para peserta untuk keluar dari zona nyaman, bertemu dengan Pramuka dari berbagai penjuru Indonesia, mengenal keberagaman, membangun jejaring persahabatan, sekaligus menguji kemampuan diri.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman, ilmu dan persahabatan. Jaga nama baik Tanggamus dan tunjukkan semangat Pramuka yang disiplin, mandiri serta penuh persaudaraan,” pesan Agus kepada para peserta.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa Pramuka tidak hanya berbicara mengenai kegiatan perkemahan, tetapi juga tentang proses membentuk karakter generasi muda agar memiliki keberanian, kedisiplinan, kemandirian, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Agus juga mendorong para peserta agar tidak menyia-nyiakan setiap rangkaian kegiatan selama berada di Cibubur. Sebab, pengalaman yang diperoleh di Jamnas XII diharapkan dapat dibawa pulang ke Tanggamus dan menjadi bekal bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam membangun lingkungan di sekolah dan masyarakat.

“Kalian datang ke sini membawa nama Tanggamus. Jaga sikap, jaga kekompakan dan tunjukkan bahwa Pramuka Tanggamus mampu bersaing serta berprestasi di tingkat nasional,” demikian semangat yang disampaikan kepada para peserta.

Jamnas XII Gerakan Pramuka 2026 sendiri berlangsung pada 13–20 Agustus 2026. Kegiatan nasional tersebut mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”

Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan generasi muda saat ini. Pramuka tidak hanya dituntut memiliki keterampilan dasar kepramukaan, tetapi juga mampu berkreasi, berinovasi, mandiri dan memiliki kepedulian terhadap persoalan bangsa, termasuk ketahanan dan swasembada pangan.

Jambore Nasional menjadi salah satu momentum terbesar bagi Pramuka Penggalang untuk bertemu dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah. Di tengah keberagaman latar belakang, bahasa, budaya dan karakter, para peserta ditempa untuk membangun persaudaraan dan belajar menghargai perbedaan.

Bagi kontingen Tanggamus, momentum tersebut menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan bahwa generasi muda daerah bukan hanya menjadi penonton dalam perkembangan bangsa. Mereka hadir, berproses dan membawa nama Tanggamus ke ruang nasional.

Kehadiran Ketua Kwarcab Tanggamus di tengah-tengah para peserta juga memberikan pesan kuat bahwa pembinaan generasi muda harus mendapat perhatian serius. Dukungan terhadap kegiatan kepanduan menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, mental tangguh dan rasa tanggung jawab.

Agus berharap pengalaman selama mengikuti Jamnas XII dapat menjadi cerita berharga yang akan terus melekat dalam perjalanan para peserta. Dari Cibubur, mereka diharapkan pulang bukan hanya membawa kenangan, tetapi juga membawa ilmu, keterampilan, keberanian dan semangat baru untuk berkontribusi bagi Tanggamus.

“Jadikan Jamnas ini sebagai pengalaman yang tidak terlupakan. Bangun persahabatan sebanyak-banyaknya, serap ilmu sebanyak-banyaknya dan tunjukkan bahwa anak-anak Tanggamus memiliki semangat untuk maju,” ujarnya.

Dengan hadirnya 40 Pramuka Penggalang di ajang nasional tersebut, nama Tanggamus pun turut mengambil bagian dalam pertemuan besar Pramuka Indonesia. Dari bumi Tanggamus menuju Cibubur, mereka membawa satu pesan sederhana namun kuat: belajar, berani, mandiri, bersahabat dan mengharumkan nama daerah.

Jamnas XII bukan hanya tentang siapa yang paling unggul dalam sebuah kegiatan. Lebih dari itu, perkemahan nasional tersebut menjadi perjalanan panjang dalam membentuk karakter generasi muda, dan bagi 40 Pramuka Penggalang Tanggamus, perjalanan itu sedang dimulai dari Cibubur.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *