Tanggamus (Medinas_News) — Dua dekade mengabdi bukan hanya tentang usia, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat. Semangat itulah yang dihadirkan RSUD Batin Mangunang Tanggamus dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 melalui rangkaian bakti sosial bagi masyarakat.
Salah satu wujud nyata kepedulian tersebut yakni pelayanan operasi bibir sumbing yang digelar di RSUD Batin Mangunang, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan sosial masyarakat.
Direktur RSUD Batin Mangunang Tanggamus, dr. Theresia Hutabarat, mengatakan kegiatan operasi bibir sumbing tersebut merupakan agenda bakti sosial yang telah dilaksanakan rumah sakit untuk ketiga kalinya dalam rangka memperingati hari ulang tahun RSUD Batin Mangunang.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian rumah sakit kepada masyarakat, sekaligus upaya memberikan kesempatan kepada pasien yang membutuhkan tindakan medis untuk mendapatkan pelayanan secara optimal.
“Ini merupakan bakti sosial yang sudah kami laksanakan untuk ketiga kalinya. Setiap tahun, dalam rangka ulang tahun rumah sakit, kami melaksanakan bakti sosial operasi bibir sumbing,” ujar dr. Theresia.
Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 15 pasien terdaftar untuk mengikuti operasi. Dari jumlah tersebut, 12 pasien berhasil menjalani tindakan operasi, sementara tiga pasien lainnya belum dapat dioperasi karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan.
Satu pasien anak mengalami batuk dan pilek, sedangkan dua pasien lainnya masih menjalani proses konsultasi medis.
Para pasien yang mendapatkan pelayanan juga berasal dari berbagai kelompok usia. Mulai dari anak-anak berusia sekitar 2,5 hingga 4 tahun hingga pasien dewasa berusia sekitar 18 sampai 24 tahun.
Tak hanya masyarakat Kabupaten Tanggamus, RSUD Batin Mangunang juga membuka pelayanan bakti sosial tersebut bagi pasien dari luar daerah.
“Karena namanya bakti sosial, kita menerima pasien dari luar juga. Kami siap menjalankan pelayanan ini dan mendukung setiap kegiatan Bapak Bupati, terutama dalam memberikan pelayanan umum kepada masyarakat,” kata dr. Theresia.
Kehadiran bakti sosial tersebut semakin bermakna ketika Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., datang langsung mengunjungi dan ramah tamah bersama para pasien serta keluarga pasien.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus ir. Suaidi dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Hendra Ferry.
Bupati tidak sekadar melihat proses pelayanan, tetapi juga menyempatkan berbincang dengan pasien dan keluarga. Suasana pun berlangsung hangat, terutama ketika Bupati memberikan semangat kepada para pasien yang tengah menjalani proses pemulihan.
Saleh Asnawi mengapresiasi langkah RSUD Batin Mangunang yang terus menghadirkan kegiatan sosial bagi masyarakat. Menurutnya, pelayanan kesehatan seperti operasi bibir sumbing memberikan manfaat langsung, sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama rumah sakit terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. Saya berharap bakti sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan pelayanan,” ujar Saleh Asnawi.
Ia juga menegaskan dukungannya terhadap berbagai program sosial yang dilaksanakan RSUD Batin Mangunang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tanggamus.
Rangkaian bakti sosial HUT ke-20 RSUD Batin Mangunang tidak berhenti pada operasi bibir sumbing. Rumah sakit juga telah menyiapkan dua agenda sosial lainnya, yakni sunat massal dan donor darah yang dijadwalkan berlangsung Senin (24/08/2026) di RSUD Batin Mangunang.
Tiga kegiatan tersebut menjadi bagian dari cara RSUD Batin Mangunang memperingati perjalanan dua dekade pelayanan, bukan sekadar dengan seremoni, tetapi dengan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di usia ke-20, RSUD Batin Mangunang ingin menjadikan momentum ulang tahun bukan hanya sebagai perayaan, melainkan sebagai pengingat bahwa di balik setiap ruang perawatan, setiap tindakan medis dan setiap pelayanan, ada harapan masyarakat yang harus terus dijaga.
Jurnalis : (Erwin).