Abu vulkanik terasa di Pasar Madang, jajaran pemerintah turun langsung ke wilayah pesisir

Bandar Lampung DAERAH HOME LAMPUNG PROVINSI Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau semakin terasa di wilayah Kotaagung, khususnya kawasan pesisir Kelurahan Pasar Madang, Sabtu malam (5/9/2026). Kondisi tersebut langsung mendapat respons cepat. Mulai pukul 19.15 WIB, jajaran pemerintah bergerak turun ke wilayah pesisir pantai Pasar Madang untuk membagikan masker sekaligus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

Gerakan tersebut dipimpin Camat Kotaagung Adi Putra, S.E., bersama Lurah Pasar Madang Apriliani Taurusia, S.Kom., M.M. beserta jajaran, Dinas Perikanan, jajaran UPT Puskesmas Kotaagung serta para Ketua RT di sekitar wilayah pesisir. Mereka langsung menyambangi masyarakat di kawasan yang menjadi prioritas karena abu vulkanik cukup terasa di wilayah tersebut.

Masker dibagikan langsung kepada warga, sembari petugas menyampaikan imbauan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar. Bukan sekadar menunggu laporan, malam itu jajaran pemerintah langsung turun melihat kondisi warga di lapangan.

Lurah Pasar Madang Apriliani Taurusia mengatakan, wilayah pesisir menjadi perhatian awal karena abu vulkanik cukup terasa dan masyarakat di kawasan tersebut perlu mendapatkan perlindungan.

“Kami bersama-sama turun ke wilayah pesisir untuk mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menggunakan masker. Untuk sementara kami dahulukan wilayah pesisir yang terdampak abu vulkanik,” ujarnya.

Bagi Apriliani, menghadapi situasi seperti ini bukan waktunya menunggu. Laporan datang, jajaran bergerak. Abu terasa, masker dibagikan. Warga membutuhkan perlindungan, pemerintah kelurahan hadir langsung di tengah masyarakat.

Malam itu, Pasar Madang menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan bagaimana respons cepat di tingkat lingkungan dilakukan. Jajaran pemerintah bersama tenaga kesehatan dan perangkat RT bergerak dari satu titik ke titik lainnya di kawasan pesisir, memastikan warga tidak menghadapi kepungan abu vulkanik seorang diri.

Abu turun, pemerintah bergerak. Di tengah udara yang mulai dipenuhi debu vulkanik, langkah cepat tersebut menjadi bentuk kesiapsiagaan untuk melindungi masyarakat. Bukan hanya imbauan dari balik meja, tetapi langsung hadir di lapangan, bertemu warga, membagikan masker dan memastikan masyarakat mengetahui cara melindungi diri.

Malam itu, kawasan pesisir Pasar Madang menjadi saksi bahwa ketika kondisi darurat datang, respons cepat adalah yang utama. Laporan masuk, jajaran turun. Abu terasa, masker dibagikan. Pemerintah hadir tepat ketika masyarakat membutuhkan.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *