Pekerjaan Beton Jalan Lintas Sumatera di Kebon Empat Dikebut hingga Malam

DAERAH LAMPUNG Lampung Utara TERBARU

LAMPUNG UTARA (MDs_News) – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) mempercepat preservasi ruas Jalan Lintas Sumatera di Simpang Kebon Empat, Jalan Diponegoro, Kotabumi, Lampung Utara. Pekerjaan dengan kontraktor CV. Aprilliyo itu dilakukan hingga larut malam untuk mengejar target buka lalu lintas dalam beberapa hari ke depan.

Pekerjaan menggunakan rigid beton (perkerasan kaku) setebal 30 cm, diterapkan pada titik dengan beban lalu lintas tinggi yang setiap hari dilintasi kendaraan bertonase besar. Heri Selendra dari CV. Aprilliyo menyebut sisi kiri jalan telah selesai dan kini pengerjaan beralih ke sisi kanan. “Targetnya beberapa hari kedepan sudah bisa open traffic,” ujarnya.

Mengapa Rigid Beton Dipilih di Titik Rawan Rusak Pemantauan lapangan menunjukkan Simpang Kebon Empat kerap mengalami kerusakan berulang, salah satunya akibat tingginya beban kendaraan berat yang melintas maupun berhenti di simpang lampu merah. Karena itu, BPJN memilih perkerasan beton semen yang dinilai lebih tahan terhadap tekanan kendaraan berat dibanding aspal biasa.

Pekerjaan ini bagian dari penanganan ruas Jalan Lintas Sumatera jalur Terbanggi Besar Bukit Kemuning, PPK 2.5 Provinsi Lampung. Secara keseluruhan, pekerjaan pada ruas tersebut ditargetkan selesai hingga Desember 2026.

Cakupan Ruas dan Dampak Lalu Lintas
Penanganan ruas 12 mencakup jalur dari Simpang Terbanggi hingga Tugu Payan Mas. Sementara pekerjaan yang sedang berlangsung berada pada ruas 10 titik 11, yakni dari Tugu Payan Mas hingga Simpang Bernah.

Selama pelaksanaan, pengguna jalan diminta memahami kemungkinan perlambatan arus hingga antrian pada jam-jam tertentu. BPJN meminta masyarakat berhati-hati, mematuhi rambu sementara, mengurangi kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan.

“Kami memohon maaf apabila selama masa pelaksanaan pekerjaan terjadi kemacetan atau gangguan perjalanan. Namun pekerjaan ini dilakukan demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dalam jangka panjang,” demikian keterangan PPK 2.5 BPJN Lampung.

Pelaksana bersama petugas di lapangan berupaya mengatur lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dan gangguan dapat diminimalisir.

Jalan Lintas Sumatera merupakan jalur strategis yang menghubungkan berbagai wilayah di Lampung hingga wilayah lain di Pulau Sumatra, sekaligus menjadi jalur utama distribusi barang dan logistik.

Dengan peningkatan konstruksi melalui rigid beton di Simpang Kebon Empat, kerusakan berulang diharapkan dapat ditekan sehingga jalan lebih kuat, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun kendaraan angkutan yang melintas. (Rama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *