Tanggamus (Medinas_News) — Kabupaten Tangerang menjadi lokus Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 24 BPSDM Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (10/09/2026).
Sebanyak enam pejabat Pemerintah Kabupaten Tanggamus turut mengikuti kegiatan tersebut bersama 32 pemimpin strategis dari Pemerintah Provinsi Lampung serta sejumlah kabupaten/kota. Keenam peserta tersebut yakni Darma Saputra, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia; Ivan Kurniawan, Kepala BKPSDM; Alkat Alamsyah, Kepala DPKPT; Belli Palupi, Kepala Disnaker; Doni S. Berisang, Kepala BAPPERIDA; serta Nanang Sumarlin, Kepala BAPENDA.
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran kepemimpinan dengan melihat secara langsung praktik tata kelola pemerintahan dan pengalaman Kabupaten Tangerang dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah.
Visitasi mengangkat dua fokus utama, yakni ketahanan iklim dan mitigasi bencana serta tata ruang berwawasan lingkungan. Para peserta berkesempatan mempelajari kebijakan, strategi, inovasi, serta praktik yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Kepala BKPSDM Kabupaten Tanggamus, Ivan Kurniawan, mengatakan VKN tersebut bukan sekadar agenda kunjungan, melainkan bagian penting dari proses pembelajaran bagi para pemimpin strategis untuk memperkaya perspektif dan meningkatkan kemampuan dalam mengelola pemerintahan.
“Bagi kami, ini merupakan kesempatan untuk belajar langsung dari daerah yang memiliki pengalaman dan praktik baik dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Kami tidak hanya melihat programnya, tetapi juga bagaimana kepemimpinan, kolaborasi, dan tata kelola dibangun sehingga mampu memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Ivan.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama visitasi diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus inspirasi bagi para kepala OPD di Tanggamus dalam menjalankan tugas dan menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan daerah.
“Yang paling penting adalah bagaimana pembelajaran ini tidak berhenti di ruang visitasi. Apa yang baik dan relevan tentu akan menjadi bahan bagi kami untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan inovasi, dan membangun pelayanan pemerintahan yang semakin efektif serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan VKN PKN Tingkat II Angkatan 24 tersebut sekaligus menjadi momentum bagi para peserta untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan strategis. Dengan melihat langsung praktik pemerintahan di daerah lain, peserta diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam merumuskan kebijakan dan menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di daerah masing-masing.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tanggamus, keterlibatan enam pejabat tersebut menjadi bagian dari penguatan kapasitas aparatur dan kepemimpinan birokrasi. Pembelajaran lintas daerah diharapkan dapat memperkaya gagasan dan mendorong lahirnya tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Jurnalis : (Erwin).