BANDAR LAMPUNG (MDSnews) — Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, terkesan menghindari pendalaman saat dikonfirmasi mengenai jurnal IPHORR.
Alih-alih memberikan penjelasan secara rinci, ia menegaskan bahwa jurnal tersebut tidak memiliki hubungan dengan kampus dan meminta agar konfirmasi lebih lanjut diarahkan kepada bagian Humas.
“Sepertinya salah hubungi saya, Pak. Karena jurnal IPHORR tidak ada hubungannya dengan kita, Pak. Hanya kebetulan ada salah satu pengelolanya adalah dosen kita, tapi kalau penerbitnya bukan dari kampus kita, Pak. Untuk lebih jelas silakan hubungi Humas kami ya, Pak,” ujar Dessy.
Pernyataan tersebut muncul ketika dirinya dimintai keterangan mengenai jurnal IPHORR. Dessy juga mengirimkan contoh surat yang dikeluarkan oleh jurnal tersebut untuk memperkuat penjelasannya bahwa penerbitnya bukan Universitas Malahayati.
“Jelas juga di link berita yang baru saja Bapak berikan ke saya, juga ada contoh suratnya,” katanya.
Namun, keberadaan dosen Universitas Malahayati dalam jajaran pengelola jurnal itu tetap menjadi bagian yang perlu diperjelas. Keterangan mengenai siapa yang mengelola jurnal, bagaimana keterlibatan dosen tersebut, serta sejauh mana hubungan profesionalnya dengan kampus membutuhkan penjelasan yang lebih lengkap.
Dessy kembali mengarahkan pertanyaan kepada Humas Universitas Malahayati dan menyampaikan bahwa dirinya sedang melaksanakan salat Jumat.
“Silakan hubungi Humas ya, Pak. Saya lagi sholat Jumat. Maaf dan terima kasih,” tutupnya.
Sikap Dessy yang membatasi penjelasan dan mengarahkan konfirmasi kepada Humas membuat sejumlah pertanyaan mengenai jurnal IPHORR belum terjawab secara menyeluruh. Keterangan resmi pihak kampus masih diperlukan untuk memperjelas persoalan tersebut, termasuk kedudukan dosen yang terlibat dalam pengelolaan jurnal. (Red)