BANDAR LAMPUNG (MDSnews) – Perkemahan Bakti dan Pengembaraan Tingkat Nasional ke-3 (Kembaranas III) Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SAKO SIT) resmi dibuka di kompleks Kwartir Daerah (Kwarda) Lampung, Bandar Lampung, Selasa (27/10/2026).
Pembukaan dilakukan Wakil Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Bidang Pembinaan Anggota Dewasa (Binawasa), Kak Dr. Rahmansyah, M.Si., mewakili Ketua Kwarnas Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso.
Dalam sambutan tertulisnya, Budi Waseso mengapresiasi penyelenggaraan Kembaranas III yang dirangkaikan dengan Pendidikan dan Pelatihan Instruktur Muda (PPIM) oleh SAKO SIT.
Ia menegaskan, SAKO SIT memiliki peran strategis dalam memadukan pendidikan kepramukaan dengan penguatan nilai-nilai keislaman untuk membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, memiliki kecakapan hidup, serta menjunjung tinggi semangat kebangsaan.
“Keberadaan Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu dapat menjadi ruang pembinaan yang memadukan pendidikan kepramukaan dengan penguatan nilai-nilai keislaman, sehingga lahir generasi muda yang memiliki keteguhan iman, keluhuran akhlak, kecakapan hidup, serta semangat kebangsaan yang tinggi,” demikian sambutan tertulis Budi Waseso.
Ia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan berbagai tantangan global tanpa kehilangan jati diri.
Menurutnya, karakter, integritas, keimanan, dan semangat kebangsaan harus tetap menjadi fondasi utama dalam proses pembinaan generasi muda.
“Kita perlu mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan berbagai tantangan global. Namun, di tengah semua perubahan tersebut, karakter, integritas, keimanan, dan semangat kebangsaan harus tetap menjadi fondasi yang utama,” lanjutnya.
Selain penguatan karakter, peserta Kembaranas III juga diimbau untuk menjaga keselamatan dan kesehatan selama kegiatan berlangsung, serta turut menjaga kelestarian lingkungan.
Para pembina dan pelatih pun diharapkan terus menyesuaikan pola pembinaan dengan perkembangan zaman agar pendidikan kepramukaan tetap relevan, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasarnya.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan membawa semangat baru setelah kembali ke daerah masing-masing. Mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, mandiri, serta mampu berkontribusi sebagai agen perubahan bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, Ketua Pinsako SIT Daerah Lampung sekaligus Ketua Pelaksana Kembaranas III dan PPIM, Kak Maris Feri Susanto, melaporkan bahwa kegiatan tingkat nasional tersebut diikuti 201 peserta dari 11 provinsi.
Jumlah peserta terdiri atas 183 Pramuka Penegak dan 18 pembina. Kehadiran peserta dari berbagai provinsi menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepramukaan sekaligus mempererat persaudaraan antargenerasi muda.
Sejumlah pengurus Gerakan Pramuka turut hadir dalam pembukaan tersebut, di antaranya Ketua Harian Kwarda Lampung Kak Riski Sofyan, Waka Binawasa Kwarda Lampung Kak Abdullah RM, Waka Orgakum Kak Wan Abbas Zakaria, serta Sekretaris Kwarda Lampung yang juga menjabat Sekretaris Komisi Saka, Sako, dan Gugus Darma, Kak Mubasit.
Hadir pula Bendahara Kwarda Lampung Kak Weda Hermina, perwakilan Pusdiklatnas Kak Iqbal, serta jajaran pengurus Pinsakonas dan Pinsakoda SIT. (*)