Tanggamus (Medinas_News) — Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam memperkuat jaminan produk halal kembali dibuktikan melalui pelaksanaan Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) berbasis kompetensi tahun kedua yang digelar di Balai Pekon Suka Negeri Jaya, Kecamatan Talang Padang, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan tenaga penyembelih halal yang profesional, terampil, serta memahami syariat Islam secara benar dan menyeluruh.
Pelatihan yang diikuti sebanyak 170 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanggamus tersebut berlangsung penuh antusias. Selain menjadi wadah pembelajaran teknis penyembelihan halal, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan setiap proses penyembelihan hewan, baik untuk kebutuhan konsumsi masyarakat maupun ibadah kurban, dilakukan sesuai standar halal dan kesehatan yang berlaku.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Ketua DPW JULEHA Provinsi Lampung Saluddin, Ketua MUI Kabupaten Tanggamus, Ketua DPD JULEHA Kabupaten Tanggamus Jon Baitulhaq, perwakilan Dinas Peternakan Kabupaten Tanggamus, perwakilan Camat Talang Padang, Ketua Apdesi Kecamatan Talang Padang Risdianto, serta sejumlah tokoh masyarakat dan peserta pelatihan.
Ketua DPD JULEHA Kabupaten Tanggamus, Jon Baitulhaq, menegaskan bahwa keberadaan JULEHA bukan hanya sekadar organisasi profesi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga kehalalan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Menurutnya, pelatihan ini sangat penting karena penyembelihan hewan tidak boleh dilakukan sembarangan, melainkan harus memenuhi syariat Islam, kaidah kesehatan, dan standar kompetensi yang telah ditetapkan pemerintah.
“Alhamdulillah, tahun ini peserta yang mengikuti pelatihan mencapai 170 orang. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penyembelihan halal semakin tinggi. JULEHA Tanggamus sendiri sudah diakui secara resmi oleh BPJPH Provinsi Lampung, sehingga para juru sembelih yang dibina benar-benar dipastikan memiliki kemampuan dan pemahaman yang sesuai standar halal,” ujar Jon.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena JULEHA Kabupaten Tanggamus kini mendapat kepercayaan langsung dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya dari Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1447 Hijriah di Islamic Center Kotaagung.
“Alhamdulillah dan Insya Allah ini menjadi amanah besar bagi kami. JULEHA Tanggamus mendapat kepercayaan langsung dari Bupati Tanggamus, Bapak Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban Pemkab Tanggamus di Islamic Center Kotaagung pada Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1447 Hijriah. Insya Allah kami siap menjalankan tugas tersebut dengan profesional, sesuai syariat Islam, serta memastikan seluruh proses penyembelihan berjalan halal, aman, dan benar,” tambahnya.
Menurut Jon, kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan JULEHA semakin dibutuhkan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas serta kehalalan produk hewan ternak.
“Kami ingin melahirkan juru sembelih yang bukan hanya terampil memegang pisau, tetapi juga memahami bahwa pekerjaan ini adalah amanah besar. Karena dari tangan para juru sembelih inilah masyarakat memperoleh makanan halal yang baik dan layak dikonsumsi. Ini bukan sekadar pekerjaan biasa, tetapi bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW JULEHA Provinsi Lampung, Saluddin, memberikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang terus mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang penyembelihan halal.
“Program seperti ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi. Tidak semua daerah memiliki perhatian besar terhadap juru sembelih halal. Padahal kebutuhan tenaga penyembelih yang memahami syariat dan standar halal sangat penting, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha. Kami berharap Tanggamus bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sistem penyembelihan halal yang profesional,” ungkapnya.
Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelatihan JULEHA merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga kualitas dan kehalalan produk hewan ternak di tengah masyarakat.
“Kami menyambut baik kegiatan ini karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tanggamus ingin memastikan bahwa setiap proses penyembelihan dilakukan oleh tenaga yang memahami aturan syariat, kesehatan, dan tata cara penyembelihan yang benar. Dengan begitu, masyarakat merasa aman dan yakin terhadap kehalalan produk yang dikonsumsi,” kata Agus Suranto.
Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya dan menjadi penyebar ilmu di lingkungan masing-masing.
“Jadilah juru sembelih yang profesional, amanah, dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat. Ilmu yang diperoleh hari ini jangan berhenti di sini saja, tetapi harus diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat luas. Karena menjaga kehalalan bukan hanya tugas pemerintah atau organisasi, melainkan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Pelatihan JULEHA tahun kedua ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Tanggamus terus bergerak dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkompetensi, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kehalalan pangan sesuai tuntunan agama dan standar resmi yang berlaku.
Jurnalis : (Erwin).