Tanggamus (Medinas_News) – Keluhan demi keluhan akhirnya disampaikan secara langsung kepada Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, Indra Sunandar, saat menggelar Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) Tahap III Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Kota Agung, Kota Agung Barat, Kota Agung Timur, dan wilayah sekitarnya.
Reses yang menjadi agenda konstitusional anggota DPRD itu bukan sekadar pertemuan seremonial. Di hadapan wakil rakyat, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka rasakan. Infrastruktur yang belum memadai, jalan dan drainase yang membutuhkan perhatian, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga bantuan bagi kelompok tani, pelaku UMKM, serta kegiatan keagamaan menjadi deretan aspirasi yang mengemuka.
Namun, suara yang paling menyentuh datang dari sektor pertanian. Warga mengaku telah bertahun-tahun kehilangan harapan akibat irigasi yang tidak lagi berfungsi. Akibatnya, lahan sawah yang selama ini menjadi sumber penghidupan terpaksa terbengkalai karena tidak mendapat pasokan air.
Amir Syah, warga Pekon Suka Banjar, mengungkapkan kondisi tersebut dengan penuh harap. Menurutnya, Irigasi Way Pihabung sudah lebih dari lima tahun tidak lagi mengaliri sawah warga.
“Kami sangat berharap Irigasi Way Pihabung bisa kembali dialiri. Sudah lebih dari lima tahun sawah kami tidak mendapatkan air sehingga kami tidak bisa menanam padi,” ungkap Amir Syah.
Sementara itu, Kepala Pekon Campang Tiga, Wasino, juga membawa aspirasi masyarakatnya yang hingga kini masih kesulitan memperoleh air bersih. Ia berharap usulan bantuan sumur bor dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah melalui perjuangan DPRD.
“Kami berharap Bapak Dewan dapat membawa dan menyerap aspirasi masyarakat, lalu mengusulkannya kepada Pemerintah Daerah. Warga Pekon Campang Tiga juga sangat membutuhkan bantuan sumur bor karena masih mengalami kesulitan air bersih,” kata Wasino.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Indra Sunandar menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat tidak akan berhenti sebagai catatan di atas kertas. Ia memastikan seluruh aspirasi akan dihimpun, dibawa ke rapat paripurna DPRD, kemudian diperjuangkan agar masuk ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
“Reses ini adalah jembatan antara masyarakat dengan pemerintah. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami perjuangkan agar bisa masuk dalam pokok-pokok pikiran DPRD dan dibahas bersama eksekutif,” tegas Indra Sunandar.
Ia juga berkomitmen mengawal setiap usulan masyarakat Dapil I agar dapat direalisasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanggamus pada tahun anggaran berikutnya.
Kegiatan Reses Tahap III tersebut berlangsung penuh antusias. Bagi masyarakat, forum itu menjadi ruang untuk menyampaikan harapan yang selama ini mereka nantikan. Kini, mereka berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan tidak hanya menjadi bahan pembahasan, tetapi benar-benar diwujudkan menjadi program pembangunan yang menyentuh kebutuhan rakyat secara nyata.
Jurnalis : (Erwin).